alexametrics
Rabu, 21 April 2021
Rabu, 21 April 2021

Arena Judi Sabung Ayam Dikepung Polisi, 15 Penjudi Menyerah

MATARAM-Satreskrim Polresta Mataram menggerebek arena judi sabung ayam di Monjok Griya, Kecamatan Selaparang, Mataram, Minggu (4/4/2021) lalu. Belasan penjudi diringkus. ”Ada 15 orang yang kita amankan,” kata Kasatreskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa, Senin (5/4/2021).

Ke-15 orang yang ditangkap tersebut berinisial DD alias DH, 42 tahun; SF, 27 tahun; MF, 25 tahun; IR, 25 tahun; MS, 41 tahun; SK, 42 tahun; MJ, 42 tahun; SW, 27 tahun; AB, 25 tahun; JL, 36 tahun; RN, 30 tahun; MH, 25 tahun; IP, 25 tahun; dan SP, 36 tahun. Termasuk pemilik arena judi sabung ayam DW alias DK. ”Mereka ini datang dari berbagai wilayah. Ada yang dari Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Lombok Timur,” terangnya.

Saat hendak diringkus, mereka sempat lari kocar-kacir. Namun, lokasi judi yang sudah dikepung membuat mereka tidak bisa berkutik. ”Saat kita tangkap ada beberapa orang yang melawan petugas,” kata dia.

Selain itu, polisi juga menyita 10 ekor ayam, karpet boks, taji, dan busa. ”Alat dan ayam tersebut digunakan untuk berjudi,” jelasnya.

Lokasi judi sabung ayam dirancang khusus. Para pemain judi harus memarkir kendaraannya di lahan khusus. ”Cara itu untuk mengelabuhi petugas,” ungkapnya.

Sekali ayam bertarung, para penjudi memasang taruhan hingga jutaan rupiah. Ada yang memasang taruhan langsung di tengah dan di luar arena. ”Per sekali taruhan penjudi memasang Rp 1 juta hingga Rp 5 juta,” terangnya.

Dari 15 orang yang diamankan tersebut, polisi belum menetapkan tersangka. Termasuk juga pemilik arena judi berinisial DW alias DK. ”Kita masih melakukan pendalaman. Belum ada kita tetapkan tersangka,” ujarnya. (arl/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications   OK No thanks