alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Lamaran Ditolak, Dosen di Bima Tikam Pacar Hingga Tewas

KOTA BIMA-Naas menimpa  Intan Mulyati, 25 tahun warga Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Dia merenggang nyawa ditangan pacarnya sendiri Arif Satriadi, 31 tahun, yang merupakan seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bima, Rabu (5/8).

Intan mengalami luka parah di bagian perut dan tangan. Luka akibat tikaman  pisau.

Menurut polisi kejadian itu berlangsung sekitar pukul 09.00 Wita di turunan jalan Dana Traha Kota Bima. Korban yang baru saja mengantar sang ibu ke pasar dibuntuti pelaku yang merupakan warga Kecamatan Wawo Kabupaten Bima.

Hubungan antara pelaku dan korban adalah kekasih. Pelaku menghentikan kendaraan korban, kemudian terjadi percekcokan hingga pelaku mengeluarkan pisau dari tas. Dia langsung menusuk korban berkali-kali. Akibatnya, korban menderita luka di beberapa bagian tubuh dan jatuh terkapar bersimbah darah di jalan raya.

Sumarni, seorang warga Kelurahan Dara yang rumahnya tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) mengaku, mendengar korban  dan pelaku cekcok. Namun dia tidak melihat ketika pelaku menusuk korban dengan pisau.

‘’Saat itu saya sedang dalam rumah, karena penasaran mendengar teriakan korban saya keluar. Saat itu saya melihat korban terkapar di aspal bersimbah darah,’’ tuturnya.

Kapolres Bima Kota AKBP Harryo Tejo Wicaksono mengatakan motif pembunuhan itu karena sakit hati. Pelaku sakit hati karena lamarannya ditolak orang tua korban.

Saat ini, polisi sudah mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua unit sepeda motor yakni, motor korban dan pelaku, satu jaket berwarna abu-abu, tas hitam dan sebilah pisau yang sengaja dibawa pelaku untuk menakut-nakuti korban.

“Memang sudah direncanakan. Pisau dibawa untuk menakuti, tapi di tengah jalan keduanya cekcok, sehingga terjadi pembunuhan, ” ungkap Harryo.

Pelaku disangkakan dengan pasal 338 KUHP tentang Penganiayaan yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Harryo juga menambahkan, ada kemungkinan pihaknya akan menerapkan pasal 340 tentang pembunuhan berencana. “Sementara kita terapkan pasal 338 itu, kita lihat perkembangan dari penyelidikan kasus ini, ” pungkasnya.

Humas RSUD Bima, dr H Sucipto  mengatakan, korban meninggal dalam perjalanan saat dilarikan ke rumah sakit. Korban katanya, menderita luka pada bagian paha, tangan dan perut.

 

Sementara pelaku Arif yang ditemui di Polres Bima Kota mengaku, menyesal atas kejadian itu. Diakui, mereka sudah empat tahun pacaran. Sejak mereka masih sama-sama di Makassar tahun 2016 lalu.

Hubungan asmara antara mereka tidak ada masalah selama ini. Malah kata dia, korban pernah memintanya untuk dinikahi pada Desember 2019. Namun saat itu, dia mengaku belum siap,  karena belum ada modal.

“Saat itu saya bilang, tunggu bulan 2 baru kita nikah. Tapi saat itu dia (korban, red) tidak menjawab, ” tuturnya.

Arif bahkan menawarkan untuk melamar Intan pada bulan Mei 2020. Hingga dia meminta pamannya mendatangi rumah Intan. Namun, lamaran ditolak oleh orang tua korban  dengan alasan, mereka  masih memiliki hubungan keluarga.

“Karena ditolak, saya sampai mendatangi rumah orang tua  Intan, memohon  sambil menangis, agar hubungan kami direstui, karena saya hanya mencintai dia (korban, red),” kata AS.

Meski sudah mendatangi orang tua sang pujaan hati dan memohon restu, tetap saja bapak korban menolak. Hingga akhirnya pelaku membuntuti korban, yang sangat diketahui oleh pelaku aktivitasnya  sehari-hari. “Setiap pagi dia pasti mengantar ibunya ke pasar, ” pungkas Arif. (tin/nk/r8)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks