alexametrics
Kamis, 18 Agustus 2022
Kamis, 18 Agustus 2022

Diduga Terlibat Kasus Kredit Fiktif, Oknum Polisi Dikabarkan Menghilang

MATARAM-Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah (Loteng) belum bisa memeriksa oknum polisi berinisial IMS. Terakhir, oknum polisi diduga terlibat kredit fiktif pada salah satu bank daerah di Loteng itu dikabarkan menghilang.

”Keberadaannya kami tidak tahu,” kata Kasi Pidsus Kejari Loteng Bratha Hariputra, Jumat (5/8).

Sebelumnya, penyidik Kejari Loteng sudah tiga kali melayangkan panggilan terhadap mantan bendahara pada salah satu satker di Polda NTB itu. Panggilan terakhir dilayangkan sebulan lalu.

Kejari Loteng pun sudah berkoordinasi dengan Polres Bima Kota, tempat terakhir IMS bertugas. Tetapi Polres Bima Kota menyatakan IMS sudah tidak pernah masuk kantor. Keberadaannya pun tidak diketahui. ”Kita akan cari terus,” ujarnya.

Baca Juga :  Jadi Pemakai Sabu, Bisnis Konveksi Sepi, Ciko Banting Stir Jual Sabu

IMS bisa terseret kasus tersebut karena dia sebagai pemohon kredit. Total kredit yang dimohonkan Rp 2,3 miliar.

Untuk mendapatkan kredit tersebut, IMS selaku bendahara pada salah satu satker di Polda NTB mencatut nama 193 anggota. Padahal seluruh anggota tersebut tidak pernah mengajukan kredit.

Dalam kasus tersebut penyidik Kejari Loteng telah menetapkan dua tersangka. Yakni mantan Kasi Pemasaran Agus Fanahesa dan Account Officer H Jauhari. Kini, kedua tersangka tinggal menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Tipikor Mataram. ”Kalau dua tersangka berkasnya sudah kita serahkan ke pengadilan untuk proses penuntutan,” kata Bratha. (arl/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/