alexametrics
Minggu, 12 Juli 2020
Minggu, 12 Juli 2020

Pesta Narkoba, Dua Lelaki dan Tiga Perempuan Ditangkap di Batulayar

GIRI MENANG-Lima warga digerebek tim Satres Narkoba Polres Lobar usai “pesta” narkoba di salah satu hotel di Batulayar, Kamis (4/6) lalu. Mereka terdiri dari dua orang laki-laki dan tiga perempuan.

“Kami mendapatkan laporan jika di salah satu hotel wilayah Batulayar sering terjadi pesta narkoba. Atas dasar itu tim bergerak melakukan penyelidikan,” jelas Kasatres Narkoba Polres Lobar Iptu Faisal Aprihadi, Jumat (5/6).

Lima penyalahguna tersebut yakni BS, dan SH, dan WA warga Desa Batulayar Barat, FI warga Desa Meninting, dan AN warga Desa Batulayar. Setelah mendapat informasi yang lengkap, tiga pelaku lebih dulu digerebek malam hari sekitar pukul 21.00 Wita. Mereka kedapatan membawa nakotika jenis sabu.

Kasatres Narkoba bersama Kanit opsnal dan anggota lainnya melakukan penangkapan yang dilanjutkan dengan penggeledahan di TKP tersebut. Tiga orang yang sesuai dengan ciri-ciri yang sudah diketahui menyimpan, memiliki, menggunakan narkotika jenis sabu. Setelah dilakukan pengembangan, didapati dua pelaku lainnya.

“Dari penggeledahan badan terduga pelaku kami berhasil mengamankan 14 poket klip plastik yang didalamnya berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu,” jelas Faisal.

Selain itu, sejumlah barang bukti lain juga diamankan seperti gunting warna hitam, empat pipet plastik warna putih bergaris merah yang ujungnya sudah diruncingan, empat buah korek api gas, dua buah bong, tiga unit handphone, serta uang tunai sebesar Rp 250 ribu.

“Total bruto sabunya ada 6 gram lebih. Mereka selain pengguna juga pengedar. Ancaman hukumannya 20 tahun,” jelasnya.

WA, salah satu pelaku mengaku melakukan pesta sabu untuk mendukung pekerjaannya. Perempuan yang berasal dari Malang ini kesehariannya bekerja sebagai pemandu lagu di salah satu kafe yang ada di Senggigi.

“Cuma buat kerja saja. Saya bekerja jadi partner song ke Lombok untuk membiayai nenek saya yang lagi sakit,” kilahnya. (ton/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Ke Praya Tak Pakai Masker, Siap-siap Dihukum Push Up

Menurunnya kesadaran warga menggunakan masker membuat jajaran Polres Lombok Tengah menggelar razia. “Kami sasar pasar-pasar dan pusat pertokoan di wilayah Praya,” kata Kasatnarkoba Polres Loteng Iptu Hizkia Siagian, Jumat (10/7).

JPS Gemilang III Segera Disalurkan, Mudah-mudahan Tepat Sasaran

antuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang tahap III segera disalurkan. Gubernur NTB H Zulkieflimansyah meminta penyaluran JPS yang terakhir ini dilakukan tanpa cela.

Pemerintah Janji Bantu UMKM NTB Terdampak Korona, Ini Syaratnya

encairan bantuan Rp 800 triliun bagi UMKM dan IKM masih menunggu petujuk pemerintah pusat. ”Kita tunggu petunjuk teknisnya dari kementerian koperasi UKM,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Wirajaya Kusuma, Jumat (10/7

Kompak Lawan Korona, Kelurahan Cakra Timur Bertahan di Zona Hijau

Kelurahan Cakranegara Timur patut dicontoh. Saat keluarahan lain di Kota Mataram zona merah Covid-19, justru Cakra Timur berada pada zona hijau. Strategi para pemimpin di wilayah ini membuat virus Korona tak berani mendekat. Apa resepnya?

Berkurban di Masa Korona, Ini Fatwa MUI

Jumat (10/7) malam Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terbaru bernomor 36/2020 tentang salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban. MUI di antaranya meminta kegiatan penyembelihan tidak tekonsentrasi pada saat Idul Adha saja.

Batal Berangkat, 16 Jamaah NTB Tarik Ongkos Haji

Karena ibadah haji ditiadakan, 16 orang jamaah calon haji (JCH) asal NTB menarik ongkos haji yang telah dilunasi. ”Masing-masing lima orang dari Mataram, Lombok Barat, Sumbawa, dan satu orang dari Bima,” kata Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag NTB H Ali Fikri, Jumat (10/7).

Paling Sering Dibaca

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Duka di Lombok Utara, Suami Tewas Tergantung, Istri Tergeletak di Ranjang

Warga Dusun Sumur Jiri, Desa Santong Mulia, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, geger. Pasangan suami istri (pasutri) berinisial S, 25 tahun dan R, 20 tahun ditemukan tewas di dalam rumahnya, Minggu malam (5/7).

12 Karyawan Bank di Cilinaya Mataram Positif Korona

Di Kelurahan Cilinaya misalnya. Di sini tercatat ada 12 karyawan salah satu bank terpapar virus Korona. “Sebenarnya hanya satu. Namun setelah kita tracing, menjadi 12 orang yang positif,” kata Lurah Cilinaya I Gusti Agung Nugrahini, Kamis (9/7)

Pakai Narkoba, Satu Anggota Polisi Ditangkap di Mataram

Tim Subdit II Ditresnarkoba Polda NTB menangkap jaringan narkoba di salah satu hotel di mataram dua pekan lalu. Sebanyak empat orang berinsial E, LA, AD, dan SL. “E adalah polisi aktif, LA dan AD pecatan polisi, SL warga sipil,” kata Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, kemarin (10/7).

PKS Berpeluang Kocok Ulang Figur di Pilbup Lombok Tengah

Peta kekuatan politik Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) di Lombok Tengah (Loteng) tampak berimbang. Ini terlihat dari hasil survei yang dilakukan PKS bekerja sama dengan Olat Maras Institute (OMI).
Enable Notifications.    Ok No thanks