alexametrics
Senin, 3 Agustus 2020
Senin, 3 Agustus 2020

Terdampak Korona, Mantan Manajer Hotel di Gili Trawangan Jual Ganja

MATARAM-Terduga penjual narkoba jenis ganja berinisial RK dibekuk tim Ditresnarkoba Polda NTB, Jumat (3/7) lalu. Mantan manajer salah satu hotel di Gili Trawangan itu ditangkap di rumahnya, Dusun Belencong, Midang, Gunungsari, Lombok Barat (Lobar). ”Kita dapatkan sebanyak satu kilogram ganja,” kata Wadirresnarkoba Polda NTB AKBP Erwin Ardiansyah, Senin (6/7).

Selain itu, tim juga menemukan beberapa ratusan klip kosong, dua bungkus kertas rokok, dan uang Rp 3,4 juta. ”Diduga uang itu hasil penjualan ganja,” jelasnya.

Dari pengakuannya, RK baru sebulan menjual barang haram tersebut. Dia membeli barang itu dari seseorang yang juga ikut dalam komunitas vespa. ”Pelaku membeli ganja dari seorang berinsial A. Kita masih lakukan pengembangan,” terangnya.

RK membeli ganja seberat satu kilogram seharga Rp 7,5 juta. Ganja yang satu kilogram itu dipecah menjadi beberapa paket. ”Yang dijual itu baru empat paket. Dijual harga Rp 150 ribu per paket,” bebernya.

Paketan ganja dijual ke rekannya di wilayah Mataram dan Lobar. Dari pengakuannya, RK menjual ganja karena tidak memiliki penghasilan.

Karena semenjak empat bulan lalu, dia yang menjabat sebagai manajer hotel dirumahkan perusahaan. Hal ini sebagai dampak wabah korona yang memukul industry pariwisata.”Pelaku ini jual ganja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya,” ucapnya.

Dari perbuatannya, RK dijerat pasal 111 ayat (1) dan pasal 114 ayat (1). Ancaman hukumannya minimal lima tahun penjara.

Sementara itu RK mengatakan, dia membeli ganja sebulan lalu. Dia membeli dari seorang yang mengikuti komunitas vespa. ”Saya baru kenal dengan orang itu,” kata RK.

Selanjutnya, RK melakukan pertemuan di wilayah eks bandara Selaparang dengan pembawa ganja. Dia melakukan transaksi di Jalan Udayana. ”Saat transaksi saya tidak menimbang barangnya. Yang jelas teman saya itu sudah mengatakan berat ganja ini satu kilogram,” jelas RK.

Setelah menerima ganja tersebut, ia pun memberikan uang cash Rp 7,5 juta. RK pulang ke rumahnya, dan memecah barang itu ke dalam beberapa paketan. ”Yang baru terjual baru empat paketan,” ungkapnya.(arl/r2)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Desa Sekotong Tengah Pertahankan Status Zona Hijau Covid 19

Desa Sekotong Tengah terus mempertahankan status zona hijau Covid-19. Langkah sukses ini tak lepas dari upaya pemdes bersama masyarakat dengan dibantu TNI-Polri. Kuncinya, mitigasi dilakukan sedari awal kemunculan covid-19.

VIDEO : Polda NTB Bongkar Penyelundupan 2 Kg Sabu di Cakranegara

Penderita rabun ayam bakal sulit melihat jika kekurangan sumber cahaya. Tetapi, kekurangan para penderita penyakit tersebut malah  dimanfaatkan oleh para bandar narkoba. Untuk menyelundupkan sabu.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

Pathul Bahri, Pasrah Bila tak Diusung Golkar

HL Pathul Bahri enggan menanggapi hasil survei beberapa lembaga yang menempatkan elektabilitasnya nyaris di bawah satu digit. Salah satunya survei Olat Maras Institute yang menempatkannya di angka 13,9 persen. “Ya itu urusan di sana,” katanya.

Pelestarian Penyu Terus Jadi Atensi Pemerintah 

Meski berada di situasi pandemi Covid-19, upaya pelestarian penyu, tetap menjadi perhatian pemerintah

KPU NTB Jelaskan Teknis Verifikasi Faktual Calon Perseorangan

KPU NTB memperjelas teknis verifikasi data dukungan calon perseorangan. Anggota KPU NTB Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM Agus Hilman menjelaskan pencoretan dukungan dilakukan bila Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Independen gagal mendatangkan pemilik dukungan sampai di kantor PPS.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Sindikat Curanmor di Lotim Terbongkar, 24 Motor Hasil Curian Disita

Dua orang tersangka  pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan tiga penadah berhasil diringkus tim Puma Satreskrim Polres Lotim. Bersama para tersangka, 24 unit sepeda motor hasil curian berhasil disita. “Beberapa di antara pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama,” kata Kapolres Lotim AKBP Tunggul Sinatrio pada konferensi pers yang digelar kamis (30/1).

Jumlah Pasien Korona NTB dalam Kondisi Kritis Melonjak Drastis

Semakin banyak pasien Covid-19 masuk ke RSUD NTB dalam kondisi parah. ”Pasien datang sudah dalam keadaan gagal napas,” kata Direktur RSUD NTB dr H Lalu Hamzi Fikri usai meninjau pembangunan rumah sakit darurat khusus Covid-19, Rabu  (29/7).

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).
Enable Notifications.    Ok No thanks