alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

10 Hari Operasi, Polisi Ungkap 227 Kasus Judi, Miras Ilegal hingga Prostitusi di NTB

MATARAM-Operasi penyakit masyarakat (Pekat) Gatarin 2020 sudah berakhir. Sebanyak 227 kasus yang diungkap sejak 23 Maret hingga 3 April lalu. “Jumlah itu pengungkapan dari Polda NTB bersama Polres jajaran,” kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, Senin  (6/4) lalu.

Dari seluruh kasus yang terungkap tahun ini ada sebanyak 335 pelaku yang ditangkap. Mereka terjerat berbagai kasus, seperti penjualan minum minuman keras (miras), judi, dan prostitusi. “Kasus miras ada 164 kasus, 50 kasus judi, dan 13 kasus prostitusi,” terangnya. 

Di kasus penjualan Miras tersebut ada beberapa barang bukti yang diamankan. Diantaranya, miras tradisional dan modern. “Ada tuak, brem, arak, dan bir yang diamankan. Total  jumlah dalam liternya belum direkapitulasi,” jelasnya.

Sedangkan kasus judi barang bukti yang diamankan berupa kartu domino, uang, serta handphone. Mereka terciduk saat bermain judi secara manual maupun online. “Sekarang, para penjudi online juga ada yang kita tangkap,” ungkapnya. 

Pengungkapan kasus prostitusi cukup beragam. Pelakunya melakukan tindakan itu secara konvensional dan melalui aplikasi MiChat. “Sebagian besar yang kuta tangkap adalah mucikarinya,”  ujarnya.

Artanto mengatakan, para pelaku judi bakal dijerat pasal 303 KUHP. Ancaman pidananya paling lama 10 tahun.

Sedangkan kasus prostitusi nantinya dijerat dengan Pasal 296 atau Pasal 506 KUHP. Pada 296 KUHP ancaman penjara maksimal satu tahun empat bulan bagi yang menyediakan jasa pelacuran.

Sementara mucikari yang mendapat keuntungan dari pelacuran dikenai pasal 506 KUHP. Ancaman pidananya penjara paling lama satu tahun.

Operasi pekat ini paling tidak menekan keresahan masyarakat terkait dengan penjualan miras, prostitusi, dan perjudian menjelang bulan puasa nanti. “Kami berharap dengan ditindaknya kasus-kasus ini, umat muslim di bulan suci Ramadhan nanti  bisa beribadah dengan aman dan nyaman,” harapnya. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dewan Lombok Barat Minta Pekerja Hiburan Malam Jalni Rapid Test

Antisipasi penyebaran covid di tempat hiburan malam bisa lebih ketat. DPRD Lombok Barat (Lobar) mengusulkan para pekerja hiburan malam untuk dirapid test. ”Ini juga masuk bagian protokol kesehatan,” kata Ketua DPRD Lobar Hj Nur Hidayah, Jumat (7/8)

Fitch Ratings Indonesia Naikkan Peringkat Bank Bukopin Jadi AA-

Peringkat Nasional Jangka Panjang Bank Bukopin dinaikkan menjadi ‘AA-(idn)’ dari ‘BBB+(idn)’

Mata Air Lombok Utara Hanya Tersisa 77 Titik

Pemerintah KLU mencatat jumlah mata air potensial hanya tersisa 77 titik. Angka potensial itu terdeteksi sangat minim, dibandingkan total 238 mata air yang sebelumnya ada.

NTB Tuan Rumah Festival Ekonomi Syariah 2020

Provinsi NTB terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) atau Festival Ekonomi Syariah Indonesia ke-7 tahun 2020. ”Provinsi NTB sekaligus menjadi koordinator penyelenggaraan festival tahun ini,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam pembukaan ISEF 2020 secara virtual, Jumat (7/8).

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.
Enable Notifications.    Ok No thanks