alexametrics
Minggu, 20 Juni 2021
Minggu, 20 Juni 2021

Lima Orang Terduga Jaringan Pengedar Sabu Disergap di Mataram

MATARAM-Lima orang terduga pengedar sabu diringkus tim Satresnarkoba Polresta Mataram, Jumat dini hari (7/5/2021). Mereka masing-masing berinisial KS alias Tok Abah, 36 tahun; WS alias Sumana, 54 tahun; GN alias Ata, 17 tahun; serta dua wanita berinisial NYA alias Ayu, 31 tahun; dan NI alias Nur, 31 tahun.

“Mereka ini kita duga masih satu jaringan,” kata Kasatresnarkoba Polresta Mataram AKP I Made Yogi Purusa Utama.

Tim bergerak sekitar pukul 01.00 Wita, Jumat dini hari. Rumah yang ditempati Tok Abah di Abian Tubuh, Kelurahan Cakranegara Selatan, itu diduga sering dijadikan tempat transaksi sabu. Setelah melakukan penyelidikan, tim langsung melakukan penangkapan. ”Di TKP pertama, kita tangkap tiga orang laki-laki, berinisial KS, WS, dan GN,” beber Yogi.

Satu per satu terduga pengedar digeledah. Saat Tok Abah digeledah ditemukan barang bukti 31 poket sabu siap edar. ”Kita juga menemukan uang Rp 4,28 juta yang kita duga hasil penjualan,” terangnya.

Selanjutnya, polisi menggeledah Sumana. Ditemukan barang bukti sabu di saku celana pendeknya. Jumlahnya sembilan poket sabu yang siap diedarkan. “Ada juga uang tunai Rp 2,74 juta diduga hasil penjualan,” ujarnya.

Sementara dari penggeledahan Ata tidak ditemukan barang bukti. Namun, dia memiliki hubungan dengan dua orang yang ditangkap terlebih dahulu. ”Kita duga memiliki hubungan dalam proses mengedarkan barang (sabu, Red),” terangnya.

Dari interogasi di lapangan, mereka mengaku barang haram tersebut didapatkan dari dua orang perempuan bernama Ayu dan Nur. Kedua perempuan tersebut tinggal indekos.

Dari penangkapan ketiga laki-laki itu, polisi melakukan pengembangan ke Lingkungan Gebang Baru, Kelurahan Sapta Marga, Mataram. “Dua orang itu (Ayu dan Nur, Red) berhasil kita tangkap,” ujarnya.

Saat digeledah, polisi tidak menemukan barang bukti sabu di kosnya. Polisi masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. ”Kita masih buru dari mana mereka mendapatkan sabu,” kata Yogi.

Mereka dijerat pasal 112 dan atau pasal 114 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (arl/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks