alexametrics
Minggu, 20 Juni 2021
Minggu, 20 Juni 2021

Jadi Pengedar Sabu, Tiga Bersaudara di Mataram Diringkus Polisi

MATARAM-Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Mataram terus memburu para pelaku peredaran gelap narkoba. Minggu malam (6/6/2021), tiga bersaudara berinisial SM, 37 tahun; SD, 32 tahun; dan MG, 25 tahun ditangkap di rumahnya di Jalan Lombok, Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Mataram. Mereka ditangkap bersama dua terduga pengedar lainya asal Midang, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat (Lobar), berinisial AJ dan M.

Tim Satresnarkoba yang dipimpin Kasatresnarkoba Polresta Mataram AKP I Made Yogi Purusa Utama bergerak sekitar pukul 21.00 Wita. Mereka langsung menuju target operasi.

Saat akan digerebek, lima orang yang berada di dalam rumah tersebut rupanya mengetahui kedatangan polisi. Mereka memantau melalui kamera CCTV yang dipasang di depan rumah. “Mereka berusaha kabur melalui pintu belakang,” tutur Yogi.

Polisi bergerak cepat. Alat skop sabu dan pembungkusnya ditemukan berserakan di lantai. “Kita tangkap saat mereka akan memecah barang,” katanya.

Polisi menemukan satu poket sabu di dalam kamar mandi. Bak penampung air di kamar mandi juga keruh. “Kami duga saat tim datang, mereka membuang sabu yang dipecah ke dalam bak mandi,” kata Yogi.

Tim melanjutkan penggeledahan. Ditemukan barang bukti sabu di atas genteng. “Setelah ditimbang beratnya 10 gram,” sebutnya.

Di dalam kamar polisi menemukan uang tunai Rp 6,8 juta, sembilan handphone, serta timbangan. “Uang itu kita duga hasil penjualan narkoba,” ujarnya.

Polisi masih mengembangkan kasus tersebut. Karena sampai saat ini kelima orang itu belum mengakui pemilik barang haram tersebut. “Kami masih lakukan penyidikan,” kata dia.

Mereka dijerat pasal 112 dan atau pasal 114 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman 20 tahun penjara. (arl/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks