alexametrics
Selasa, 9 Agustus 2022
Selasa, 9 Agustus 2022

Jaksa Nyatakan Berkas Penyidikan Tersangka Bandar Sabu Mandari Lengkap

MATARAM-Berkas penyidikan tersangka bandar sabu kelas kakap berinisial NJD alias Mandari, akhirnya dinyatakan lengkap atau P-21. Sebelumnya, berkas sempat beberapa kali dikembalikan ke penyidik Ditresnarkoba Polda NTB.

”Sudah saya konfirmasi bidang Pidum. Berkasnya sudah dinyatakan P-21,” kata Juru Bicara Kejati NTB Efrien Saputra, Selasa (7/6).

Menurut jaksa, unsur tindak pidana terhadap Mandari sudah lengkap. Dalam kasus tersebut, Mandari dijerat pasal 114 dan atau pasal 112 dan atau 132 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. ”Kini jaksa masih berkoordinasi untuk proses tahap dua (pelimpahan barang bukti dan tersangka),” ujarnya.

Mandari terseret berdasarkan penangkapan yang dilakukan Ditresnarkoba Polda NTB terhadap anak buahnya RANA alias Agung. Pada penangkapan itu ditemukan barang bukti sabu 1,9 gram dan uang Rp 16,9 juta.

Baca Juga :  Polda Bersama PWNU NTB Salurkan 81 Ribu Dosis Vaksin Booster dalam 3 Hari

Agung mengaku menerima barang dari GS alias Sandi. Polisi pun berhasil menangkap Sandi saat bersama Mandari dan beberapa orang anak buahnya di sebuah hotel di Lombok Tengah. Dari pengakuan Sandi barang yang diedarkan Agung itu berasal dari Mandari.

Menurut penyidik, Mandari bisa terseret dalam kasus tersebut diperkuat hasil cellebrite (penyedotan data percakapan di ponsel meski data sudah terhapus) WhatsApp group (WAG) bernama “Akatsuke Baru”. Dalam WAG tersebut Mandari bertindak sebagai admin.

Mandari ditangkap dan ditahan selama 120 hari. Namun masa penahanannya berakhir sebelum berkas penyidikannya P-21, sehingga lepas demi hukum.

Terpisah, Dirresnarkoba Polda NTB Kombespol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan proses tahap dua. Penyidik sudah melayangkan panggilan secara patut. ”Kita masih koordinasi dengan jaksa untuk proses tahap dua,” katanya.

Baca Juga :  Lima Tersangka Kasus Dermaga Gili Air Kini Ditahan Jaksa

Helmi tidak berkomentar banyak mengenai kasus tersebut. Intinya, dia ingin menuntaskannya. ”Kasus ini harus segera tuntas,” tandasnya. (tim)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/