Rabu, 8 Februari 2023
Rabu, 8 Februari 2023

Pelaku Pembunuhan di Pagesangan Timur Diperiksa di Rumah Sakit Jiwa

MATARAM-Seorang warga bernama M uhdan, 40 tahun, meninggal dunia setelah diserang tetangganya bernama Muhit, 50 tahun. Tindakan sadis itu dilakukan Muhit saat Muhdan sedang berjualan di Jalan Nuraksa, Pagesangan Timur.

Usai melakukan perbuatannya, Muhit yang disebut mengalami gangguan kejiwaan pulang ke rumahnya. Polisi yang menerima laporan langsung datang ke TKP. Namun, saat hendak ditangkap polisi, Muhit malah kabur.

Tetapi, Muhit berhasil ditangkap di Lingkungan Timrah, Kelurahan Pagesangan Barat. Penangkapan terhadap Muhit mengundang emosi keluarga korban. Mereka ingin menghakiminya.

”Pelaku memang sempat kabur dari rumahnya setelah melakukan pembunuhan. Kita berhasil menangkapnya dan langsung kita tahan,” kata Kasatreskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa, Rabu (7/9).

Informasi yang diserap Koran ini, Muhit sering membuat onar di lingkungannya. Diduga ia mengalami gangguan jiwa. Bahkan, sebelum bercerai dengan istrinya, Muhit sempat ingin menggantung anaknya sendiri.

Baca Juga :  Pengedar Sabu Dicokok saat Tunggu Pembeli

Terakhir Muhit tinggal sendiri. Sementara tiga anaknya tinggal bersama mantan istrinya.

Kadek Adi mengatakan, Muhit seperti orang stres. Namun, untuk memastikan apakah dia masuk kategori orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) atau tidak, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mutiara Sukma.

Muhit masih menjalani observasi di RSJ untuk diperiksa secara intens. Pemeriksaannya tetap diawasi polisi. ”Kita lakukan itu untuk proses visum psikiatri. Hasilnya belum keluar,” kata Kadek Adi.

Polisi sudah melakukan olah TKP. Juga memeriksa sejumlah saksi yang berada di TKP untuk mendapatkan menggambarkan cara pelaku melakukan tindak pidana.

Menurutnya, berdasarkan keterangan anak korban berinisial IH, 16 tahun, yang langsung berada di TKP, pelaku awalnya sempat membuat korban emosi. ”Mereka pun cekcok. Sempat duel,” tuturnya.

Baca Juga :  Ditanya Usai Diperiksa Polisi, Kadinsos Mataram: Saya Lupa Tupoksi

Pelaku menggunakan parang. Korban sempat menepis parang yang diayunkan pelaku. ”Korban sempat kabur menghindari serangan pelaku, tetapi terjatuh di selokan,” tuturnya.

Saat itu, pelaku menikam korban sebanyak dua kali. Usai menikam korban, pelaku pulang ke rumahnya.

”Sejumlah warga membantu korban untuk dilarikan ke Rumah Sakit Kota Mataram. Tetapi tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia,” bebernya.

Sementara itu jenazah korban sudah dimakamkan Rabu (7/9). Sejumlah kerabat ikut mengantar ke tempat pemakaman. “Almarhum teman tyang. Dia orang baik. Semoga husnul khotimah,” kata Wira, salah seorang warga usai pemakaman. (arl/r1) 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications OK No thanks