alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Tak Patuhi Protokol, Pilkada di NTB Berpotensi Picu Penularan Korona

MATARAM-Masa kampanye Pilkada serentak 2020  segera  digelar. TNI, Polri, dan Pemprov NTB mengatur strategi mengantisipasi adanya penyebaran Covid-19 klaster pilkada. ”Strategi pencegahannya akan kita bahas bersama dengan semuanya,” kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah saat ditemui di Mapolda NTB, kemarin (8/9).

Rencananya, TNI-Polri bakal memanggil seluruh pasangan calon kepala daerah. Untuk memberitahukan pencegahan penyebaran Covid-19 di masa kampanye. “Agenda pengumpulan masing-masing pasangan calon itu akan kita bahas dalam waktu dekat,” jelasnya.

Tentunya, Gubernur mendorong supaya seluruh pasangan calon kepala daerah harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Mereka harus memberitahukan kepada tim pemenangannya untuk tidak mengumpulkan massa. ”Kan dalam aturannya, kampanye di masa pandemi maksimal diikuti 100 orang,” kata orang nomor satu di Bumi Gora itu.

Upaya  yang sudah dilakukan semua pihak untuk menekan penyebaran Covid-19 di NTB sudah cukup maksimal. Jangan sampai di masa kampanye nanti malah memunculkan klaster baru. ”Tentunya, kita semua tidak menginginkan hal itu,” ucapnya.

Pemerintah telah mengeluarkan Perda Nomor 7/2020 tentang Penanggulangan Penyakit Menular. Aturan itu menjadi payung hukum untuk mencegah penyebaran Covid-19. ”Saat ini, kita semua masih gencar melakukan sosialisasi,” terangnya.

Sudah ditetapkan, Perda tersebut berlaku mulai 14 September 2020. Perda ini yang nantinya akan menjadi pedoman pemerintah daerah dalam upaya pencegahan penularan COVID-19. ”Nanti untuk penerapannya, kita dibantu TNI dan Polri untuk penerapan sanksinya,” kata dia sambil bergegas naik  ke mobilnya.

Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal mengatakan, pihaknya tidak ingin masyarakat menjadi korban saat kampanye di masa pandemi. Semua elemen tidak henti-hentinya memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. “Jangan sampai masyarakat jadi korban yang muncul pada klaster pilkada ini,” kata Iqbal.

Mengantisipasi penyebaran Covid-19 di masa Pilkada, Polda NTB mengagendakan satu langkah konkret. ”Kita akan kumpulkan semua paslon, tim pemenangan, dan perwakilan partai pengusung. Memberitahukan dan mensosialisasikan terkait pencegahan Covid-19 kepada masa pendukungnya,” ujarnya.

Pengumpulannya bakal dilakukan sebelum tahap penentuan nomor urut, 24 September mendatang. ”Kita ingin melihat komitmennya untuk mendeklarasikan bahwa mereka siap mengedepankan penyelamatan masyarakat di tengah pandemi ini,” ujarnya.

Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani sepakat dengan ide Kapolda NTB. Pihaknya siap membantu pemerintah dan Polri dalam upaya pencegahan penularan COVID-19.”Apalagi antisipasi klaster baru ini sudah menjadi perhatian Presiden. Kami di daerah pastinya akan maksimal,” kata Rizal.

Danrem akan mengumpulkan seluruh paslon dari Pulau Sumbawa dan Lombok. ”Kami akan berikan arahan dan petunjuk sesuai aturan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, upaya yang dilakukan selaras dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 6 Tahun 2020 yang mengatur tentang tata laksana Pilkada dalam pencegahan penularan COVID-19. “Jadi semua aturannya akan sosialisasikan dulu, setelah itu, kalau masih juga melanggar, kita ikuti aturannya,” ucapnya. (arl/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Gali Terowongan, Napi Narkoba asal China Kabur dari Lapas Tangerang

KAPOLRES Metro Tangerang Kota Kombes Pol Sugeng Hariyanto mengungkapkan, pihaknya menemukan beberapa barang bukti berupa linggis, pahat, obeng dan lainnya yang digunakan terpidana mati kasus narkoba asal Tiongkok tersebut. Pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang pegawai dan satu orang sipil.

Desa Mantang Masuk Nominasi Juara Lomba Kampung Sehat

Desa Mantang menjadi salah satu desa yang masuk nominasi juara pada Lomba Kampung Sehat di Lombok Tengah. Total ada 10 desa terbaik dari 139 desa dan kelurahan yang mengikuti lomba dari Gumi Tatas Tuhu Trasna.

Jasa Raharja NTB turut Berpartisipasi Meriahkan Hut Lantas Ke-65

Sebagai bentuk koordinasi dan memperkokoh sinergi Kepala Cabang Jasa Raharja (JR) NTB bersama jajaran, Selasa (22/9) turut serta memeriahkan puncak HUT Lalu Lintas Bhayangkara Ke-65.

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks