alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

SUMBAWA—IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Kasus ini terjadi Jumat (10/7) pagi, sekitar pukul 09.00 Wita. Saat itu, korban meninggalkan kantornya untuk menindaklanjuti laporan polisi di Polsek Utan. Sebab, sebelumnya Polsek Utan mendapatkan laporan pengancaman atas salah seorang warga setempat. Dimana yang menjadi terlapor adalah terduga pelaku dalam kasus ini, berinisial Bim.

Korban kemudian pergi sendirian ke Desa Tengah, Kecamatan Utan. Untuk melakukan mediasi antara pelapor berinisial A dan terlapor berinisial RH alias Bim. Setelah selesai melakukan mediasi, korban hendak kembali ke kantor. Namun, sebelum kembali, korban berencana mampir ke rumah mertuanya di desa setempat.

Namun di jalan, korban bertemu dengan Bim. Kemudian, sempat terjadi perbincangan antara korban dengan Bim. Namun, perbincangan ini berujung pada penyerangan oleh Bim menggunakan senjata tajam. Akibatnya, korban menderita luka di belakang telinga sebelah kanan, pipi sebelah kanan, punggung, tangan dan pergelangan kakinya.

Melihat hal ini, orang tua Bim melerai keduanya. Setelah itu, Bimmelarikan diri. Warga yang melihat kejadian ini, langsung menghubungi polisi. Sementara korban langsung dilarikan ke puskesmas setempat, untuk mendapat penanganan medis.

Setelah sempat dirawat di puskesmas, korban dirujuk ke RSUD Sumbawa. Namun, nyawa korban tidak bisa diselamatkan. Korban menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan menuju IGD RSUD Sumbawa.

Menurut informasi, Bim merupakan residivis kasus perampokan. Bim pernah terlibat kasus perampokan gaji guru pada 2008 lalu. Bim sudah menjalani hukuman selama dua tahun setengah dalam penjara. Diketahui, Bim sering bolak balik Batam, Malaysia dan Jakarta.

Kapolres Sumbawa, AKBP. Widy Saputra, SIK yang dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. Dimana korban diserang setelah melakukan mediasi antara seorang warga dengan Bim. Saat ini, terduga pelaku sedang diburu. “Semoga dalam waktu dekat ada perkembangan yang bagus,” ujar kapolres.

Dalam hal ini, pihaknya sudah mengantongi identitas terduga pelaku. Fotonya juga sudah disebar. Agar apabila ada masyarakat yang melihat, diharapkan dapat menyampaikan kepada polisi.

Terhadap jenazah korban, rencananya akan dilakukan otopsi. Saat ini, pihaknya masih menunggu dokter dari Mataram. Otopsi ini dilakukan, untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

Menurut kapolres, selama menjalankan pengabdian sebagai Polisi, korban dikenal ulet dan baik. Oleh keluarga juga dikenal sangat baik. Kebetulan, menantu korban juga anggota polisi. Di tengah masyarakat, korban dikenal ramah. Semua masyarakat yang mengadu, langsung disikapi dan dilayani dengan baik.

“Ini merupakan pukulan bagi kami. Karena korban merupakan petugas yang berdedikasi,” pungkas kapolres. (run/radarsumbawa/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

2021, Pemkot Mataram Usulkan 400 Formasi CPNS

Pemkot Mataram mengusulkan 400 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Jumlah tersebut hasil kalkulasi dari kebutuhan pegawai daerah ini pada tahun 2020 dan 2021.

VIDEO : Pilwali Mataram Dianul-Badrun Maju ke Tahap Verfak

Bakal pasangan calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota H Dianul Hayezi-H Badrun Nadianto yang maju melalui jalur perseorangan melaju ke tahap verifikasi faktual (Verfak). “Dari hasil Vermin (verifikasi administrasi) syarat dukungan pasangan DR (Dianul-Badrun) sudah melebih target. Lanjut ke tahap verfak,” kata Ketua KPU Kota Mataram M Husni Abidin, Selasa (4/8).

Kisah Baitul Askhiya Sekarbela (1) : Semua Berawal dari 12 Dermawan

Apa yang dilakukan 97 dermawan ini patut diteladani. Kehadiran mereka yang tergabung dalam Yayasan Peduli Umat Baitul Askhiya telah meringankan beban ratusan orang.

Libur Korona Semakin Panjang, Anak-anak Lupa Pelajaran Sekolah

"Kita sudah lupa (pelajaran)," kata Rio, salah satu anak di Pagutan, Kota Mataram saat ditanya, apakah ia masih ingat materi pelajarannya di sekolah.

Lulus 2018, Pelantikan 262 CPNS Mataram Tertunda Karena Korona

Sebanyak 262 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lulus pada tahun 2018 lalu harus bersabar. Sebab, pelantikan mereka harus ditunda karena wabah Korona.

Di NTB, Keluarga Kini Boleh Ikut Pemulasaraan Jenazah Pasien Korona

Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra mendatangi RSUD Kota Mataram, Senin (3/8) lalu. Ia melihat bagaimana proses pemulasaran jenazah pasien Covid-19 yang dilakukan pihak rumah sakit.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

NTB Waspada, Penularan Korona Terdeteksi di Usaha Rumahan

Penularan virus Korona di NTB kian tidak terkendali. Transmisi lokal kian merajalela. Hampir tidak ada ruang yang bebas dari penularan virus. Bahkan rumah pun mulai tidak aman. Terutama bagi mereka yang membuka usaha di rumah.

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications.    Ok No thanks