alexametrics
Minggu, 27 September 2020
Minggu, 27 September 2020

Pungli Kebon Roek Diserahkan ke Inspektorat

MATARAM-Penyelidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) di Pasar Kebon Roek tak dilanjutkan. Polisi  menyerahkan kasus tersebut ke inspektorat.

Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol Syamsudin Baharuddin mengatakan, pada operasi pungli tersebut polisi menemukan  kejanggalan pada penyetoran para pedagang. Mereka seharusnya menyetorkan Rp 800 per pedagang per meter persegi.

Tetapi, para pedagang dikenakan tarif hingga Rp 2.000. Sehingga ada selisih Rp 1.200 dari setiap pedagan. ”Kelebihan penyetoran itu yang menjadi persoalan,” Syamsudin, kemarin (9/9).

Saat anggota turun, ditemukan ada Rp 117 ribu yang menjadi barang bukti. Kelebihan pungutan itu mereka dapatkan per hari. ”Tetapi, kasus ini sudah di inspektorat Kota Mataram sekarang,” ucapnya.

Penyerahan kasus itu ke inspektorat itu sebagai langkah proses yustisi atau pembinaan.  Proses yustisi itu sudah diatur dalam Memorandum of Understanding (MoU) antara Kemendagri, Polri, dan Kejaksaan. ”Kita berpegangan pada aturan itu,” ungkapnya.

Pelaku juga sudah meminta maaf. Sehingga, hanya terkena sanksi administratif. ”Uang hasil temuan Pungli juga sudah disetorkan ke daerah,”

Selama proses penyelidikan, polisi telaah memeriksa beberapa saksi. Diantaranya, Kepala Pasar Kebon Roek serta Kadis Perdagangan Kota Mataram H Amran M Amin.

Kasus Pungli di Pasar Kebon Roek harus menjadi pelajaran. Jangan sampai terulang kembali. ”Baik itu di Pasar Kebon Roek ataupun pasar lainnya,” peringatnya. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks