alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Cinta Ditolak, Pria di Mataram Berupaya Perkosa Janda

MATARAM-Pemuda berinisial S, 23 tahun lama memendam cinta ke HH. Tetapi, cintanya kandas. HH menolaknya dan meninggalkannya menikah. ”Pelaku pemerkosaan (S, Red)  ini sudah lama suka dengan korban (HH),” kata Kasatreskrim Polresta Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa, kemarin (9/9).

Namun, harapan terbuka kembali ketika HH resmi  menjanda. S pun terus mengejarnya. ”Namun, korban tak pernah meresponnya,” kata dia.

Cinta ditolak, S pun berupaya memaksakan cintanya. ”Pelaku merencanakan tindakan pidana pemerkosaan,” jelasnya.

S pun melancarkan aksinya, Senin (7/9). Sekitar pukul 15.00 Wita, S membawa tangga ke rumah korban. “Tangga itu digunakan untuk masuk ke dalam rumah korban,” jelasnya.

Pelaku yang sering ke rumah korban telah mengetahui aksesnya. ”Pelaku sudah mengetahui letak kamar korban,” ujarnya.

S pun berhasil masuk ke kamar HH. Pelaku langsung membuka celananya. Langsung menindih korban. ”Waktu itu korban sedang tidur. Pelaku langsung menindihnya,” kata dia.

Muka korban ditutup menggunakan bantal. Korban sempat memberontak. ”Namun, korban diancam menggunakan gunting,” bebernya.

Meski diancam, pelaku terus berupaya teriak dan melawan. Mulutnya yang dibungkam menggunakan tangan kanannya digigit korban. ”Korban pun teriak meminta tolong dan membuat anaknya terbangun,” jelasnya.

Anak menangis, pelaku gelagapan. Dia pun kabur melarikan diri. ”Sebelum kabur pelaku mencium pipi korban. Pelaku meninggalkan celana yang dibukanya,” ujarnya.

Korban keluar meminta tolong. Massa pun berdatangan. Korban melapor dan polisi melakukan penyelidikan. ”Dari hasil olah TKP kita temukan barang bukti yang ditinggalkan pelaku,” terangnya.

Tim Puma memburu pelaku. S pun tertangkap di rumahnya, Tanjung Karang, Mataram, Senin malam (7/9). ”S ini sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” ungkapnya.

Akibat perbuatannya, S dijerat pasal 285 KUHP . Ancaman hukuman paling lama 12 tahun. (arl/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks