alexametrics
Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020

ABK Asal Sumbawa Melompat dari Kapal China, Polda NTB Usut Proses Perekrutan

MATARAM– Polda NTB turun membantu membongkar kasus pembuangan ABK asal Indonesia di tengah laut oleh kapal ikan berbendera China. Mereka turun membantu karena salah satu warga NTB, Andri Juniansyah, 30 tahun menjadi korban. ”Karena TKP-nya bukan di kita. Kita hanya membantu Polda Kepri,” kata Kasubdit IV Ditreskrimum Polda NTB AKBP Ni Made Pujawati, Selasa (9/6).

Tim hanya menelusuri riwayat korban. Seperti, mengumpulkn dokumen kependudukan serta melacak saksi-saksi saat perekrutan. ”Kita hanya diminta koordinasi saja,” terangnya.

Dari penelurusan sementara, Andri asal Utan, Sumbawa dijanjikan akan bekerja sebagai pegawai pabrik baja di Korea Selatan. Agen penarikan kerjanya dari PT Duta Grup yang bermarkas di Jakarta. ”Dia dijanjikan upah, Rp 25 juta hingga Rp 40 juta per bulannya,” terangnya.

Dalam perjalanan, ternyata Andri tak bisa sampai ke Korea. Dia terjebak di Singapura. “Dia hanya diantar hingga Singapura saja. Tidak sampai ke Korea,” jelasnya.

Nah, di Singapura Andri diantar ke kapal ikan berbendera China. Nama kapalnya Lu Qin Yuan Yu 213. ”Dia naik kapal itu pada tanggal 7 Januari 2020 lalu,” terangnya.

Di kapal tersebut, Andri disuruh bekerja. Bahkan juga mendapatkan banyak siksaan. ”Bekerjanya juga tanpa diupah,” terangnya.

Di tengah perjalanan, Andri di pindah ke kapal ikan berbendera China yang lain, tertanggal 5 Juni lalu. Nama kapalnya Lu Qin Yuan Yu 901.

Saat akan dipindahkan ke kapal lain, Andri bersama rekannya Reynalfi, 22 tahun asal Pematangsiantar, Sumatera Utara melompat ke laut. Mereka terapung hampir selma tujuh hari di perairan STS Internasional Kepulauan Riau. Syukur mereka dalam keadaan selamat saat ditemukan nelayan. ”Kuat dugaan ini adalah tindakan perdagangan orang,” tutup Pujawati. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Banyak Warga Mataram Menyepelekan Korona

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram membubarkan kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Udayana, kemarin. Sebab, kegiatan ini dinilai ilegal. Belum mendapat izin dari pemerintah dan aparat keamanan.

Bantu Nelayan Lobster, Pemprov NTB Diminta Lobi Pemerintah Pusat

Sebagian nelayan lobster di Dusun Awang Balak Desa Mertak, Pujut, Lombok Tengah beralih menjadi pekerja migran Indonesia (PMI). “Mereka berangkat sejak larangan ekspor benih lobster,” tutur salah seorang nelayan lobster Sayid Kadir Al Idrus pada Lombok Post, Minggu (12/7/2020).

Pemprov Kerahkan OPD dan Pol PP Awasi 19 Pasar di Mataram

Pemprov NTB mengerahkan pegawai dan anggota polisi pamong praja mengawasi pasar tradisional di Kota Mataram. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan virus korona.

Mulai Ramai Pengunjung, Perekonomian di Sembalun Menggeliat Lagi

Kawasan wisata Sembalun, Lombok Timur mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal. Peningkatan pengunjung memang terasa sepekan terakhir.

Lembaga Pendidikan Nonformal di Mataram Dilarang Belajar Tatap Muka

Bukan hanya sekolah, Pemkot Mataram belum mengizinkan lembaga pendidikan nonformal (PNF) menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka. ”Masih dilarang,” kata Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali, kepada Lombok Post Minggu (12/7/2020).

Penuhi Persyaratan, Sekolah di NTB Bisa Buka Mulai September

Tahun ajaran baru 2020/2021 tepat dimulai hari ini. Namun, karena pandemi, sekolah belum diperbolehkan menggelar KBM (kegiatan belajar mengajar) tatap muka. ”Tidak diperkenankan,” kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, seperti yang tertulis dalam surat edarannya.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).
Enable Notifications.    Ok No thanks