alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Gerebek Rumah di Kebon Bawak, Polisi Ringkus Terduga Pengedar Narkoba

MATARAM-Terduga pengedar sabu berinisial MI diringkus tim Satnarkoba Polresta Mataram, Selasa (8/9) malam. Dia ditangkap saat sedang duduk di rumahnya, Lingkungan Kebon Bawak, Ampenan, Mataram. ”Kita gerebek karena di rumahnya kerap dijadikan sebagai tempat transaksi narkoba,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penangkapan.

Hasil penggeledahan, ditemukan delapan poket sabu. Rencananya, sabu tersebut bakal diedarkan ke langganannya. ”Setelah ditimbang berat sabunya 3,46 gram,” ujarnya.

Selain itu, dari hasil penggeledahan itu, terdapat pipa kaca, jarum kompor, pipet plastik, bong sabu, dan uang Rp 640 ribu. ”Diduda uang itu hasil dari penjualan sabu,” kata dia.

MI sudah lama menjadi target operasi tim. Hanya saja, baru bisa ditangkap. ”Pelaku ini mengaku sudah satu tahun lebih menjual narkoba,” bebernya.

Dari pengakuannya, MI mengambil barang di wilayah Karang Bagu dan Abian Tubuh. Tim langsung melakukan pengembangan. ”Kita kembangkan ke Abian Tubuh,” jelasnya.

Tim melakukan penyelidikan terlebih dahulu. Tepatnya, di Jalan Pasir Putih, Karang Pelambek, Abian Tubuh. ”Ketika informasi A1 kita langsung melakukan penggerebekan,” ujarnya.

Di Abian Tubuh tim mengamankan empat orang. Berinisial W, ES, dan AS  serta satu anak remaja. ”Kita gerebek saat mereka akan melakukan pesta sabu,” jelasnya.

Buktinya, ditemukan satu pipa kaca yang didalamnya berisi padatan sabu. Selain itu, terdapat bong sabu yang tergeletak di lantai. ”Dugaan kita mereka berencana akan nyabu bersama,” ujarnya.

Dari hasil penggeledahan di rumah milik W, ditemukan delapan poket sabu. ”Total beratnya, 6,92 gram,” ujarnya.

Selain itu, tim juga menyita ATM, serta handphone yang digunakan untuk transaksi dan uang Rp 200 ribu. ”Uang itu merupakan milik ES dan AS yang telah membeli barang,” jelasnya.

Dari hasil giat tersebut, total barang bukti sabu yang diamankan pada malam itu, 11,16 gram. ”Mereka ini jaringan. Kami masih terus mengembangkan kasus ini,” ungkapnya.  (arl/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks