alexametrics
Sabtu, 26 September 2020
Sabtu, 26 September 2020

VIDEO : Pengungkapan Sindikat Penyelundup Sabu Batam di Lombok Tengah

MATARAM-Tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB menggagalkan penyelundupan sabu asal Batam, seberat  800 gram, Selasa (8/9). Barang haram tersebut dibawa warga Bireuen, Aceh, berinisial MAJ alias Jani, 23 tahun.

Penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat, bakal ada pengiriman sabu ke Lombok. Melalui Bandara International Lombok (BIL).

Informasi valid, sekitar pukul 14.00 Wita tim langsung bergerak menuju bandara. Mereka menunggu melihat pergerakan orang yang keluar dari bandara.

Jani berhasil lolos di bandara. Tak ingin kecolongan, tim gabungan Polda NTB bersama Satnarkoba Polres Lombok Barat (Lobar) dan Polres Lombok Tengah (Loteng) mengejar Jani.

Ternyata, Jani telah berjalan menuju Sakra, Lombok Timur. Menggunakan ojek online. Tim yang dipimpin AKP Made Yogi Purusa Utama berhasil mengejarnya.

Sebelum sampai wilayah Lotim tim membekuk Jani, sekitar pukul 17.00 Wita.  Tepatnya, di wilayah Mujur, Lombok Tengah,  Jalan Raya Praya –Keruak. ”Kami langsung melakukan penggeledahan,” kata Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, kemarin (9/9).

Satu koper dan tasnya digeledah. Di dalam tasnya tak ditemukan barang bukti sabu.

Hanya ditemukan uang Rp 2 juta serta dompet berisi ATM dan identitasnya.  Juga terdapat boarding pass penerbangan menggunakan pesawat Lion Air.

Selanjutnya, tim menggeledah koper berwarna hitam. Sekilas yang terlihat hanya pakaian.

Satu per satu pakaian itu keluarkan. Terlihat dua celana berwarna putih ada sesuatu. Tim langsung membukanya. Ternyata berisi sabu. ”Terdapat empat poketan besar sabu.  Barang itu ditaruh di dalam lipatan celana berwarna putih,” terangnya.

Berat bruto barang tersebut satu kilogram. Tetapi, setelah ditimbang beratnya 800 gram.

Tim mencoba mengembangkan kasus. Mencari siapa yang memesannya. Saat diinterogasi, Jani cukup kooperatif. ”Kita masih terus kembangkan hasil temuan ini,” jelasnya.

Dari pengakuan Jani, dia disuruh bosnya untuk mengantarkan barang ke Lotim. Bosnya itu merupakan seorang napi di Lapas Aceh. ”Dia diminta mengantarkan barang dari Batam menuju kesini (Lombok),” ujarnya.

Jani mengaku dirinya baru pertama kali mengirim narkoba ke luar daerah. Dia mengirim karena butuh uang. ”Saya hanya diupah Rp 5 juta. Upah didapatkan setelah barang terkirim ke penerima. Itu diluar tiket konsumsi, dan penginapan,” kata dia.

Dia kenal dengan bosnya saat masih dipenjara di Aceh. Lalu dia dimintai tolong mengantarkan barang dari Batam ke Lombok. ”Kalau sama bos saya kenal. Tetapi, kalau dengan orang tempat saya mengambil tidak kenal. Ketemu di Batam langsung transit ke Surabaya menuju Lombok,” ucapnya.

Bosnya sudah mengirimkan nomor orang yang memesan barang di Lombok. Lalu, dia pergi ke Lombok Timur menggunakan ojek online. ”Saya sudah ditunggu,” kata dia.

Akibat perbuatannya, Jani dijerat pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman maksimal hukuman mati.  (arl

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.
Enable Notifications    Ok No thanks