alexametrics
Rabu, 5 Oktober 2022
Rabu, 5 Oktober 2022

Jaksa Ungkap Keterlibatan Oknum Polisi dalam Sidang Kasus Kredit Fiktif

MATARAM-Peran mantan bendahara salah satu satker Polda NTB bernama I Made Sudarmaya dibeberkan jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang perkara kredit fiktif pada perbankan daerah cabang Batukliang, Lombok Tengah (Loteng), dengan terdakwa Agus Fanahesa dan H Johari.

”Terdakwa dan I Made Sudarmaya turut bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi yang merugikan negara,” kata JPU Reta Rusyana Primadani membacakan surat dakwaan di hadapan majelis hakim PN Tipikor Mataram yang diketuai I Ketut Somanasa, Kamis (11/8).

Oknum polisi itu bertindak sebagai pemohon kredit. Dia mengajukan kredit dengan mencatut nama 199 orang anggota Polda NTB. ”Terdakwa menghubungi para terdakwa untuk mengajukan kredit,” jelasnya.

Para terdakwa datang ke kantor Sudarmaya untuk mengambil persyaratan permohonan kredit. Sudarmaya telah menyiapkan syarat administrasi dari 199 nama polisi yang dicatut namanya. ”Sudarmaya sudah menyiapkan sendiri fotokopi KTP dan kartu tanda anggota, keterangan slip gaji, serta syarat lainnya,” beber JPU Reta.

Baca Juga :  Sejumlah Kapolsek Dimutasi, Ini Daftarnya

Selanjutnya, terdakwa H Johari selaku account officer mengecek validasi data. Apakah 199 nama yang diajukan Sudarmaya itu sudah patut diberikan pinjaman atau tidak. ”Dilihat melalui sistem apakah pemohon memiliki pinjaman di tempat lain,” ujarnya.

Dalam pengajuan itu terdakwa tidak memberikan pinjaman melalui prosedur yang sudah ditetapkan. Itu disetujui terdakwa Agus Fanahesa selaku kepala seksi pemasaran. ”Dari verifikasi data itu disetujui kepala cabang bernama Dewi Komalasari,” bebernya.

Atas persetujuan itu, permohonan pinjaman dicairkan ke Sudarmaya dengan total Rp 2,3 miliar. (arl/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/