alexametrics
Sabtu, 23 Oktober 2021
Sabtu, 23 Oktober 2021

Diduga Jual Sabu Pasangan Kekasih di Bagirati Cakranegara Diciduk Polisi

MATARAM-Sepasang kekasih berinisial HR, 35 tahun, dan MRSC alias Maya, 33 tahun, diringkus tim Satresnarkoba Polresta Mataram, Sabtu (9/10) lalu. Mereka diduga menjadi pengedar sabu.

Polisi menemukan barang bukti sabu di dalam dompet warna putih milik Maya saat menggeledah kamar kosnya di wilayah Bagirati, Cakranegara. Sabu itu siap diedarkan. ”Setelah kita timbang beratnya 0,32 gram,” kata Kasatresnarkoba Polresta Mataram AKP I Made Yogi Purusa Utama.

Selain itu ditemukan bong sabu serta pipa kaca yang di dalamnya masih terdapat kristal bening yang diduga sabu. Beratnya 1,64 gram. ”Total barang bukti yang diamankan 1,96 gram,” terangnya.

Yogi mengatakan, barang haram itu milik Maya. HR membantu kekasihnya yang berstatus janda dengan lima anak itu untuk menjualnya. ”Mereka sama-sama mengedarkan,” ungkapnya.

Dari penangkapan tersebut, polisi juga menyita tiga handphone milik HR dan Maya. Alat itu digunakan untuk berkomunikasi saat mengedarkan sabu. “Kita masih dalami jejak digital mereka,” jelasnya.

Yogi mengatakan, untuk mengedarkan sabu, mereka bukan hanya transaksi di luar kos. Mereka juga menjadikan kamar kosnya sebagai tempat menggunakan sabu. Pengakuannya, bisnis haram itu telah dijalankan Maya sejak enam bulan lalu. Alasannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. ”Si cewek yang kita amankan ini janda memiliki lima anak. Pacaran dengan HR warga Taliwang, Cakranegara,” ujarnya.

Kepada polisi, HR mengaku tidak mengetahui wanita idamannya itu adalah pengedar sabu. Dia sering datang ke kosnya untuk mengantar anaknya ke sekolah. ”Tetapi pengakuannya itu masih kita dalami,” kata Yogi.

Saat ini, polisi masih menelusuri dari mana Maya mendapatkan barang haram tersebut. Dua pasangan kekasih itu kini masih ditahan untuk proses penyidikan lebih lanjut. Mereka dijerat pasal 114 dan atau pasal 112 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (arl/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks