alexametrics
Rabu, 30 November 2022
Rabu, 30 November 2022

Terpidana Pungli Dana Rehab Masjid Bayar Denda Rp 200 Juta

MATARAM-Terpidana kasus pungutan liar (Pungli) dana bantuan rehab masjid pascagempa tahun 2019 H Silmi membayar denda. Mantan Kasubbag Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) dan Kepegawaian Kemenag NTB itu menyerahkan pembayaran denda ke Kejari Mataram, Senin  (12/4/2021). ”Yang membayar dari pihak kelurga didampingi penasihat hukum,” kata Kajari Mataram Yusuf usai menerima pembayaran denda.

Jumlah denda yang dibayar Rp 200 juta. Itu sesuai vonis inkrah pengadilan yang diterimanya.

Dalam kasus ini, majelis hakim menjatuhkan vonis terhadap Silmi empat tahun penjara. Serta dibebankan membayar denda Rp 200 ribu. Jika tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama enam bulan. ”Karena denda sudah dibayar, Silmi hanya menjalankan pidana pokoknya saja. Dia tidak lagi menjalani hukuman pengganti atau subsider,” jelas Yusuf.

Baca Juga :  Bejat, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Hingga Hamil

Silmi terbukti melakukan tindakan pungli penyaluran bantuan rehab masjid. Dia memerintahkan staf TU Kemenag Lombok Barat (Lobar) Ikbaludin dan staf Kantor Urusan Agama (KUA) Gunungsari L Basuki Rahman. Mereka mengambil potongan hingga 30 persen dari jumlah bantuan yang disalurkan.

Dari penarikan itu, terdakwa Silmi menerima uang dari Ikbaludin sebanyak dua kali sejumlah Rp 55 juta. Setoran pertama pada 5 Januari 2019, Silmi menerima uang secara langsung dari  M Ikbaludin Rp 25 juta. Sedangkan setoran kedua dikirim pada 7 Januari 2019 via transfer bank sebesar Rp 30 juta melalui perantara saksi Khairul Anshori.

Yusuf mengatakan, denda yang dibayar Silmi sudah tercatat dalam berita acara pembayaran denda. ”Selanjutnya kita setorkan ke kas negara,” kata dia.

Baca Juga :  Gerebek Salon di Cakra, Polisi Temukan Layanan Esek-Esek  

Jaksa juga bakal menyerahkan bukti pembayaran denda ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mataram. Supaya Silmi hanya menjalankan pidana pokoknya saja. (arl/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications OK No thanks
/