alexametrics
Minggu, 20 September 2020
Minggu, 20 September 2020

Polisi Segel Pabrik Air Aki Illegal di Cakranegara

MATARAM-Unit Tipidter Satreskrim Polresta Mataram menggerebek lokasi pembuatan air aki illegal, Selasa (12/5). Mereka menjalankan bisnis tersebut secar tersembunyi di Jalan Gora  Cakranegara.

Melihat dari depan, lokasinya tampak seperti rumah biasa. Ternyata, dibelakang rumahnya, terdapat alat-alat berupa drum, jerigen, ratusan botol air mineral tanpa cap, dan alat-alat pembuatan air aki lainnya.

Alatnya pun tak standar. Mereka merakit sendiri. Dikhawatirkan, limbah hasil pengelolaannya dapat merusak lingkungan.

Kasatreskrim Polresta Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa mengatakan, kegiatan illegal yang dijalankan oleh pemilik rumah sudah berlangsung cukup lama. Mereka memasok ke beberapa toko di wilayah NTB. ”Dari pengakuannya sudah berjalan selama 20 tahun,” kata Kadek Adi usai menyegel tempat kegiatan pembuatan air aki dan pengulangan kemasan tepung dan kanji, kemarin (12/5).

Pemilik sudah mengurus izin usahanya dalam bentuk UD. Dia mengantongi izin sejak tahun 2016. ”Izinnya pun sudah mati sejak 2019,” jelasnya.

Selama 20 tahun beroperasi, merek baru mengurus izin pada tahun 2016.  Itu pun izinnya tidak disebutkan kriteria bisnis yang dijalankan. ”Izinnya itu hanya formalitas saja,” kata dia.

Tim unit Tipidter masih menelusuri lebih dalam terkait bisnis  yang dijalankan. Saat ini, lokasi tersebut sudah dipasangkan police line. ”Kita sudah sita beberapa barang bukti untuk dijadikan sebagai sampel untuk uji lab,” ujarnya.

Langkah itu untuk memastikan apakah bisnis yang dijalankan tersebut sudah sesuai dengan izinnya atau tidak. Untuk menentukan itu juga, kepolisian juga akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk dikonfirmasi. ”Sekarang kita baru minta keterangan pemiliknya untuk proses penyelidikannya,” ungkapnya. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

14 Ribu UMKM Lombok Utara Diusulkan Terima Banpres

Jumlah UMKM KLU yang diusulkan menerima bantuan presiden (Banpres) Rp 2,4 juta bertambah. Dari sebelumnya hanya 4. 890, kini tercatat ada 14 ribu UMKM. ”Itu berdasarkan laporan kabid saya, sudah 14 ribu UMKM yang tercatat dan diusulkan ke pusat,” ujar Plh Kepala Diskoperindag KLU HM Najib, kemarin (18/9).

Cegah Penyimpangan, Bupati Lobar Amankan 640 Dokumen Aset Daerah

Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat (Lobar) terus mencari dokumen-dokumen aset milik pemkab. ”Kalau arsip (dokumen) hilang, aset daerah juga melayang,” kata Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Lobar H Muhammad Yamil.

Penuh Sampah, Warga Dasan Geres Turun Bersihkan Sungai

Pola hidup bersih digalakkan warga di Lingkungan Dasan Geres Tengah. Salah satunya melalui program sungai bersih. ”Kita ciptakan lingkungan bersih dan asri,” kata Lurah Dasan Geres Hulaifi, kemarin.

Perintah Menteri, RT Wajib Bentuk Satgas Penaganan Covid-19

Upaya menekan penyebaran virus COVID-19 masih harus gencar. Salah satu kebijakan baru yang digagas adalah mewajibkan membentuk satgas penanganan COVID-19 hingga level kelurahan, dusun atau RT/RW. Satgas tersebut nantinya bertugas mengawal pelaksanaan kebijakan satgas pusat di lapangan.

Senggigi Telah Kembali (Bagian-2)

SELAMA berminggu-minggu “kegiatan tidak berarti ini” dilaksanakan tanpa ada maksud apa-apa kecuali biar sampah tidak menumpuk. Namun keberartian “kegiatan tidak berarti ini” justru menjadi simpul efektif dari kebersamaan dan rasa senasib sepenangungan seluruh komponen yang ikut bergotong royong.

Gowes di Jalan Raya Kini Tak Bisa Lagi Serampangan, Ini Aturannya

Belakangan tren bersepeda marak. Agar tertib, maka Kementerian Perhubungan mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 59 Tahun 2020 Tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan pada 14 Agustus lalu. Kemenhub rutin untuk melakukan sosialisasi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Pemda di NTB Wajib Daftarkan Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan

"Seluruh tenaga kerja di NTB, baik yang ada di lingkungan pemerintah atau pun swasta, baik sektor formal maupun informal wajib mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan," tegas Wisma.
Enable Notifications    Ok No thanks