alexametrics
Senin, 15 Agustus 2022
Senin, 15 Agustus 2022

Pernah Ditangkap saat Jadi Pengguna, Kini Tertangkap Jadi Pengedar Sabu

MATARAM-Terduga pengedar sabu berinisial ARH, 22 tahun, tak jera berkecimpung di lingkaran merah narkotika. Pemuda asal Babakan, Kecamatan Sandubaya, Mataram, itu tertangkap tim Satresnarkoba Polresta Mataram, Sabtu (12/3). Dia tertangkap bersama rekannya berinisial YAS, 26 tahun, warga Cakranegara.

Kasatresnarkoba Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama mengatakan, nama ARH sudah masuk dalam catatan kepolisian sejak tiga tahun lalu. Sebelumnya dia pernah ditangkap namun tidak memiliki barang bukti. “Dulu hanya sebagai pengguna. Sekarang kita tangkap sebagai pengedar,” kata Yogi.

Namun, berdasarkan hasil penangkapan sejak Januari, nama ARH sering disebut. Ditambah lagi, laporan masyarakat yang resah karena ARH sering melakukan peredaran gelap narkotika. “Kami lakukan penyelidikan terlebih dahulu,” kata dia.

Baca Juga :  Sesumbar Tak Bisa Ditangkap, Pelarian Bagong Terhenti di Sedau Narmada

Hasil penyelidikan, ARH bukan saja sebagai pengguna. Di rumahnya sering terjadi transaksi gelap narkotika. “Kami langsung melakukan penangkapan,” ujarnya.

Saat digerebek ARH bersama rekannya YAS berusaha melarikan diri. Namun polisi yang sudah mengepung rumahnya membuatnya tak berkutik.

Dari penggeledahan polisi menemukan sembilan poket sabu siap diedarkan. “Berat brutonya 50 gram,” sebut Yogi.

Selain itu, polisi menemukan beberapa alat untuk mengonsumsi sabu. Ada juga sisa plastik klip yang masih berserakan di kamarnya.

Selain itu, polisi menyita handphone yang digunakan sebagai alat komunikasi dan uang Rp 1,13 juta yang diduga hasil penjualan. “Kita masih lakukan pengembangan dari mana pelaku mendapatkan barang (sabu),” jelasnya.

Baca Juga :  Antar Pesanan Sabu, Dua Sekawan Dicokok Polisi

Dari pengakuannya, ARH tergiur terlibat dalam peredaran gelap narkoba karena tidak memiliki pekerjaan tetap. Ditambah lagi, dia sebagai pengguna. Sehingga dia butuh uang untuk membeli sabu.

Sementara itu, keterlibatan YAS masih didalami. Apakah memiliki hubungan dalam peredaran narkoba atau tidak. “Masih kita kembangkan,” ujarnya.

Mereka kini sudah ditahan. Dijerat pasal 114 dan atau pasal 112 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (arl/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/