alexametrics
Senin, 15 Agustus 2022
Senin, 15 Agustus 2022

Mataram Jam Malam, Rumah Praktek Dokter di Pagutan Disambangi Pencuri

MATARAM-Pandemi Covid-19 membuat perekonomian  lesu. Hal ini memunculkan masalah sosial. Terlebih Mataram di malam hari lebih lengang menyusul diberlakukannya Jam malam. Karena iu masyarakat meski waspada aksi-aksi pencurian.

Buktinya, salah satu rumah toko (Ruko) di kawasan Pagutan didatangi maling, dini hari, kemarin (13/4). Syukur, pencurinya gagal total membobol ruko tempat praktek dokter Wahyu Wijayanti itu. ”Aksi mereka diketahui Satpam,” kata Wahyu, kemarin.

Satpam yang berjaga di sekitaran ruko meneriaki pencuri. Pelaku kabur. Satpamnya gagal menangkap pelaku. ”Dari keterangan Satpam pelakunya ada dua orang,” ujarnya.

Wahyu menduga, pelaku ingin mengambil beragam peralatan dokter gigi seperti yang marak terjadi di kota-kota besar.. ”Alat-alatnya kan mahal. Jadi mungkin akan dijual ke penadahnya. Karena tidak ada uang tunai yang disimpan,” duganya.

Baca Juga :  Anggaran PUPR Mataram Tersedot Korona, Tersisa Hanya Untuk Penanganan Sampah

Menurutnya, jalanan yang sepi di tengah imbas kebijakan jam malam  dijadikan momen yang tepat untuk melancarkan aksi bagi para pencuri. “Semenjak korona, ruko memang tidak pernah dibuka karena saya tidak buka praktek. Dan lampu juga tidak pernah dinyalakan,” katanya. 

Wahyu sudah mengantisipasi adanya tindakan pencurian saat ini. Mengingat, saat ini ekonomi sedang lesu. ”Untuk mengantisipasi itu, ruko itu telah dipasangi tiga langkah pengaman sekaligus. Mulai dari gembok, rantai, hingga alumunium,” jelasnya.

Mengantisipasi kejadian serupa, Wahyu berharap agar seluruh warga saling menjaga lingkungan. Khususnya tempat praktek dokter yang terpisah dan kosong. “Perketat keamanan, dan segera melapor ketika terdapat hal mencurigakan. Apalagi sekarang rawan sepi akibat corona,” tutupnya. (arl/r2)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/