alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

25 Hakim NTB Dilaporkan ke Komisi Yudisial

MATARAM-Komisi Yudisial (KY) NTB  menerima 25 permohonan pemantauan terhadap hakim hingga akhir Juli 2020. ”Sebanyak 10 laporan diantaranya mengenai dugaan pelanggaran KEPPH (Kode Etik Pedoman Perilaku Hakim),” kata Koordinator Penghubung KY NTB Ridho Adrian Pratama, Kamis (13/8).

Dia menjelaskan, dari 12 perwakilan KY di 34 provinsi, KY NTB berada di peringkat empat jumlah laporan terbanyak terkait KEPPH. “Kita berada di bawah Jawa Tengah dengan 42 laporan. Jawa Timur 30 laporan, dan Riau 14 laporan KEPPH,”  ujarnya.

Seluruh permohonan itu sudah diverifikasi. Juga dilaporkan ke KY pusat. ”Masih tahap verifikasi semua laporan itu,” ujarnya.

Meski sudah masuk tahap verifikasi, belum tentu hakim tersebut melanggar kode etik. ”Semua perlu pembuktian lagi,” kata dia.

Sebagian besar yang melapor ke KY karena pelapor tidak puas dengan hasil putusan. Terkait hal itu, KY tidak masuk pada ranah tidak kepuasan mereka. ”Karena kalau memang tidak puas dengan hasil putusan, mereka dapat menempuh upaya hukum,” bebernya.

Kendati demikian, KY tetap menggali laporan dari pelapor. Mengapa didalami?. Karena, dikawatirkan ada ditemukan hal-hal lain yang mengarah pada pelanggaran kode etik hakim. ”Apakah hakim tersebut dalam menyidangkan perkara menyalahi kode etik atau tidak. ”Itu yang menjadi fokus kami,” kata dia.

Dari sekian banyak laporan yang diterima, belum ada hakim di NTB yang diusulkan KY ke Badan Pengawas Mahkamah Agung untuk mendapatkan sanksi. Baik sanksi ringan, sedang, maupun berat. ”Tidak ada yang mendapatkan sanksi,” ujarnya.

Ridho berharap, hingga akhir tahun semoga tidak ada hakim yang mendapatkan sanksi apapun. Agar nama hakim di NTB tidak rusak. “Harapan saya jangan sampai ada hakim di NTB yang menerima sanksi,” harapnya.

Jumlah pelaporan yang diterima KY menurun dibanding tahun lalu. Hingga Juni tahun 2019, KY menerima 34 pelaporan. ”Mungkin ini juga karena faktor pandemi Covid-19,” jelasnya. (arl/r2)

 

 

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks