alexametrics
Rabu, 30 September 2020
Rabu, 30 September 2020

Dituding Cabul, Warga Sandik Nyaris Diamuk Massa

MATARAM- Pria berinisial B nyaris dihakimi massa di Pejeruk Bangket, Pejeruk, Ampenan, Mataram, Kamis (13/8). Warga Sandik,  Lombok Barat (Lobar) itu diduga melakukan pencabulan terhadap anak.

“Kita amankan dia (inisial B, Red) supaya tidak jadi bulan-bulanan masa,” kata Kabag Ops Polresta Mataram Kompol Taufik, usai mengamankan massa, Kamis (13/8).

Anggota mendapatkan informasi kalau masyarakat sudah berkumpul untuk menghakimi seorang terduga pelaku pencabulan sekitar pukul 17.00 Wita.  Tim  Sabhara Polresta Mataram dan anggota polisi yang lain meredam aksi massa. “Orang yang diduga sebagai pelaku berhasil kita amankan,” terangnya.

Selanjutnya dibawa ke Mapolresta Mataram. Lalu diserahkan ke Satreskrim untuk proses penyelidikan. “Saya tidak bisa memberikan penjelasan panjang lebar. Karena, harus dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Penyelamatan terduga pelaku itu untuk mengantisipasi adanya tindakan semena-mena masyarakat. Agar tidak terseret kasus hukum. “Kita tidak ingin masyarakat main hakim sendiri,” ucapnya.

Dari informasi yang didapat, terduga pelaku ini bertamu ke rumah ayah korban. Terduga pelaku dengan ayah korban berteman.

Tetapi, B malah berduaan dengan anak temannya tersebut. Seketika itu, kakak korban masuk ke dalam rumah lalu teriak karena B diduga melakukan pencabulan. “Teriakan kakak korban memancing massa. Dan berupaya menghakimi terduga pelaku,” bebernya.

Tetapi, semua itu belum bisa dibuktikan. Karena harus didalami penyelidik. “Kalau dari pengakuan terduga pelaku itu, dia hanya memegang kepalanya,” terangnya.

Untuk memastikan B sebagai pelaku pencabulan, perlu pendalaman. “Nanti biar penyelidik yang mendalami itu. Belum tentu pelaku ini juga melakukan pencabulan,” tutupnya. (arl/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

World Tourism Day, Pembangunan Harmoni Manusia dan Alam

PERUBAHAN arah pembangunan menuju pembangunan berkelanjutan saat ini menjadi tema utama dan agenda universal, termasuk dalam pembangunan disektor kepariwisataan. Pembangunan berkelanjutan yang dimaksud yakni menyeimbangkan dan mengintegrasikan antara pertumbuhan ekonomi, sosial dan lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia dan bumi (Resolusi Majlis Umum PBB, 2015).

PLN Diskon 75 Persen Tambah Daya Hingga 3 Oktober

PLN NTB terus mendukung upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi. Khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan juga Industri Kecil Menengah. Salah satunya dengan memberikan keringanan Biaya Penyambungan Tambah Daya untuk memberdayakan dan menumbuhkan kegiatan perekonomian UMKM/IKM.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Masih Banyak Masyarakat Yakin Tak Tertular Korona

KESADARAN dan pemahaman masyarakat pada bahaya Covid-19 masih rendah. Hal itu tercermin dari survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Omnibus Law Disahkan, Buruh Ancam Mogok Nasional

Pembahasan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law di DPR yang sudah rampung menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pekerja. Sebab, pekerja akan paling terdampak dengan pasal-pasalnya. Salah satunya soal pemberian pesangon.

Optimisme Najmul – Suardi di Tengah Pandemi

Bencana gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19 membawa ujian berat bagi pariwisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Tetapi semangat tidak boleh padam, masa-masa pandemi harus dilalui dengan penuh keteguhan dan ikhtiar yang kokoh.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)
Enable Notifications    Ok No thanks