alexametrics
Minggu, 27 September 2020
Minggu, 27 September 2020

Jelang Lebaran, Polres Mataram Minta Warga Waspadai Peredaran Uang Palsu

MATARAM–Menjelang lebaran Idul Fitri, intensitas transaksi ekonomi cukup tinggi.  Peluang  uang palsu (Upal) beredar cukup besar. ”Kita sudah antisipasi peredaran uang palsu ditengah masyarakat saat ini,” kata Kasatreskrim Polresta Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa saat ditemui diruangannya, kemarin (14/5).

Dia mengakui, peredaran uang palsu menjelang lebaran cukup marak. Hal itu dilihat daari beberapa kasus yang terungkap tahun-tahun sebelumnya. ”Biasanya kerap terjadi peredaran uang palsu itu menjelang Pilkada dan lebaran,” ujarnya.

Kasus Upal terakhir diungkap, Februari lalu.  Tersangkanya, atas nama Mustiadi. ”Pelaku itu mendapatkan uang palsu dari seseorang di Lombok Tengah,” bebernya.

Lalu uang tersebut dibelanjakan di salah satu retail modern di kawasan Mataram. Selanjutnya, dibekuk polisi dan ditemukan barang bukti Upal pecahan 100 ribu. ”Ada sebanyak 26 lembar yang menyerupai uang seratus ribuan,” jelasnya.

Dia mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap waspada. Uang yang diterima saat bertransaksi harus dipastikan asli. ”Harus diraba dan  diterawang dengan jelas. Jangan asal terima,” kata dia.

Hal pertama yang harus dilihat yakni tampilannya. Terdapat ada perbedaan warna antara uang palsu dan asli. ”Kalau Upal warnanya terlihat pucat dan kusam,” ujarnya.

Masyarakat juga dapat melihatnya dari benang pengamannya. Biasanya Upal benang pengamannya tidak terasa timbul. ”Kalau uang asli benang pengamannya berasa timbul dan terlihat lebih jelas,” ungkapnya.

Tak hanya itu, masyarakat juga bisa melihat dari gambar dan tulisannya. Saat diterawang, di Upal tidak terdapat air pada gambar pahlawan. ”Gambarnya pahlawan depan dan belakang. Sehingga terlihat berantakan,” bebernya.

Kadek Adi mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada. Agar tidak menjadi korban. ”Kalau ada seseorang yang menyebarkan uang palsu segera laporkan ke polisi,” imbaunya. (arl/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks