alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Polisi Tembak Tersangka Curanmor

MATARAM-Awal alias Gajek, 27 tahun tumbang ditembak tim gabungan dari Resmob 701 Satreskrim Polres Mataram dan Polsek Narmada. Polisi melakukan tindakan tegas  karena Gajek dianggap melawan, usai pelariannya menuju Bali diketahui petugas.

Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam mengatakan, Gajek merupakan pelaku tindak pidana pencurian motor. Aksinya terakhir dilakukan pelaku pada akhir Januari, dengan mencuri motor di gedung bulutangkis, Desa Golong, Kecamatan Narmada, Lombok Barat (Lobar).

”Motor diparkir di luar gedung, kunci kontaknya masih nyantol, pelaku memanfaatkan itu,” kata Alam, kemarin (15/2).

Setelah mengambil motor, pelaku menjualnya ke wilayah Sesaot, Kecamatan Narmada. Alam mengatakan, pencurian tersebut direspons cepat jajarannya. Usai menerima laporan, tim melakukan penyelidikan hingga menemukan orang yang membeli motor tersebut.

Berbekal informasi dari pembeli motor curian, tim gabungan mengejar Gajek. Alam mengatakan, rumah pelaku Desa Presak, Kecamatan Narmada, Lobar sempat didatangi petugas sebanyak dua kali. Namun, tersangka selalu berhasil lolos.

”Rumahnya dua kali didatangi. Tapi, sebelum tim datang, pelaku lebih dulu kabur,” ujar dia.

Usai dua kali penggerebekan yang gagal, dini hari kemarin, polisi mendapat informasi pergerakan Gajek. Sekitar pukul 01.00 Wita, pelaku diketahui tengah berada di wilayah Lembar, Lobar.

Alam mengatakan, Gajek diduga kuat hendak kabur dari kejaran polisi. Dia hendak menyeberang menuju Bali dengan menggunakan kapal. ”Tim langsung bergerak ke Lembar untuk melakukan penangkapan,” terang Alam.

Ketika hendak ditangkap, Gajek memberi perlawanan kepada anggota. Dia juga berusaha kabur menghindari penangkapan. Tindakan Gajek direspons petugas dengan memberi tembakan peringatan. Sayangnya, Gajek memilih untuk tetap kabur.

”Petugas memutuskan untuk melakukan tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan pelaku,” tegas kapolres.

Lebih lanjut, Alam menerangkan, Gajek merupakan penjahat kambuhan. Pelaku bukan kali ini saja berurusan dengan polisi. Sebelum tertangkap, pelaku pernah masuk penjara karena kasus pencurian dengan pemberatan.

”Sebelumnya pernah masuk penjara karena kasus curat,” ujar dia.(dit/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belum Terima Bantuan Kuota, Siswa Diminta Lapor ke Sekolah

Bantuan subsidi kuota internet 2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi dikucurkan sejak Selasa (22/9). Kuota diberikan bertahap. Bila hingga batas waktu belum menerima, peserta didik dan pendidik dipersilahkan lapor.

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Kabar Baik, Pemerintah Izinkan Pengiriman TKI ke Luar Negeri

Pemerintah telah membuka peluang kerja bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) alias Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Hanya saja, rekrutmen terbatas pada tenaga kerja terlatih sektor formal.

Tertular Korona di Luar Daerah, Bupati Lotim Sempat Drop

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menjadi kepala daerah pertama di NTB yang positif terinfeksi Covid-19. Pemimpin Gumi Patuh Karya dua periode tersebut menjalani uji usap (swab) pada Senin (21/9) di RSUD dr Raden Soedjono Selong.
Enable Notifications    Ok No thanks