alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

13 Polisi di NTB Terjangkit Korona, 10 Sembuh, Tiga Masih Dirawat

MATARAM-Sebanyak 13 anggota kepolisian di NTB tertular Covid-19. Progres kesembuhannya cukup baik. “Ada 10 orang yang sudah sembuh. Tiga orang masih dirawat,” kata Kabiddokkes Polda NTB Kombes Pol dr Ubaidillah, Senin (15/6).

Awalnya, ada lima anggota polisi yang terpapar Covid-19. Diantaranya, Diantaranya, berinisial EAP berdomisili di Ampenan; berinisial A, 32 tahun, berasal dari Rabangodu Utara,Raba, Kota Bima; Pasien seorang polisi wanita berinisial BSD, 32 tahun. Domisilinya di Ampenan, Mataram; Pasien berinisial LEP, 33 tahun berdomisili di Brangbiji, Sumbawa.

Mereka semua terpapar Covid-19 saat mengikuti pendidikan di Sukabumi, Jawa Barat. “Kalau yang cluster Sukabumi sudah sembuh semua. Mereka sudah dipulangkan,” bebernya.

Selain yang lima orang itu, ada tambahan anggota kepolisian yang terpapar. Di luar klasster Sukabumi ada tambahan delapan orang. “Jadi total yang kita rawat ada 13 anggota,” jelasnya.

Anggota yang di luar cluster Sukabumi itu tertular cluster lokal. Sebagian besar yang terpapar karena istri mereka menjadi petugas medis. “Ada yang jadi perawat, bidan, dan dokter,” ungkapnya.

Saat ini tiga anggota yang masih dirawat kondisinya semakin pulih. Mereka sudah menjalani satu kali swab setelah menjalani perawatan. “Hasilnya negatif. Tetapi, kita harus pastikan dulu melalui hasil swab yang kedua kali. Apakah benar-benar sembuh atau tidak,” ungkapnya.

Tiga anggota yang masih dirawat terus mendapatkan perawatan. “Kita berikan pengobatan standar dan multivitamin untuk meningkatkan imun tubuh mereka,” kata Ubaidillah.

Tak hanya itu, mereka juga tetap mengkonsumsi makanan bergizi. Serta diwajibkan berjemur pada pukul 08.00 hingga pukul 09.00 Wita. ”Dengan begitu imunitas mereka tetap terjaga dan tidak terlihat ada gejala lagi,” ungkapnya.

Ubaidillah mengatakan, virus tersebut jangan dianggap enteng. Anggota harus mematuhi protokol Covid-19. ”Jaga jarak, mencuci tangan menggunakan sabun, dan menggunakan masker,” imbaunya. (arl/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Korona Tinggi, Pola Pencegahan Covid 19 di Mataram Perlu Dievaluasi

emkot Mataram memang bekerja. Mereka berupaya memutus mata rantai penularan virus Korona. Sayangnya, kerja para pemangku kebijakan di Pemkot Mataram itu tanpa inovasi.

Enam Bulan, 19 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Mataram

Kasus kekerasan anak di Kota Mataram masih sering terjadi. Buktinya, hingga Juli  tercatat sudah terjadi 19 kasus. “Kebanyakan dari kasus ini perebutan hak asuh,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Mataram Hj Dewi Mardiana Ariany, Selasa (14/7).

Larangan Dicabut, PNS Sudah Boleh Lakukan Perjalanan Dinas

Kebijakan pembatasan perjalanan dinas aparatur sipil negara (ASN) resmi dicabut. Kini ASN dibolehkan ke luar kota. Namun, dengan syarat-syarat khusus.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Mataram, Tanpa Masker Tak Boleh Masuk Pasar

Saat ini, sebagian besar masyarakat NTB memang sudah menggunakan masker. Tapi, banyak pula yang memakai masker hanya sampai dagu atau di leher. Sementara di Kota Mataram dan Lombok Barat yang merupakan dua daerah zona merah dengan kasus Covid-19 terparah, banyak pedagang dan pengunjung pasar yang masih bandel. Mereka ngelencer di pasar tanpa masker.

Sukseskan Kampung Sehat, Tiga Pilar di Loteng Kompak

Pemkab, Polres dan Kodim 1620/Lombok Tengah siap menyukseskan lomba kampung sehat. “Harapannya masyarakat mempunyai kemampuan dan kemandirian dalam penanganan covid-19,” papar Kapolres AKBP Esty Setyo Nugroho saat memimpin upacara tiga pilar di Bencingah Alun-Alun Tastura, Praya, Selasa (14/7/2020).

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.

Beli Honda ADV150, Hemat Rp 5,7 Juta

Honda ADV150 merupakan skutik penjelajah jalanan canggih dengan desain bodi yang futuristik dan manly. Skutik ini dibekali mesin 150cc eSP yang menyuguhkan performa responsif.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.
Enable Notifications.    Ok No thanks