alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

Nyabu Biar Lebih Bergairah

MATARAM-Perempuan  berinisial RA ini  kembali tidur di hotel prodeo. Mantan narapidana pengedar uang palsu itu kembali ditangkap polisi. Kali ini, terseret kasus narkoba.

RAAB ini ditangkap di kamar kosnya di Jalan Datu Tuan 38, Bertais, Mataram tengah mengkonsumsi sabu.

Wakapolres Mataram Kompol Setia Wijatono mengatakan, dari laporan masyarakat, kosnya kerap  dijadikan lokasi pesta sabu. Sehingga polisi melakukan pengintaian. ”Ternyata benar,” kata Wijatono, kemarin (15/8).

Dari hasil penggerebekan, ditemukan beberapa barang bukti. Seperti, bong sabu, puluhan kertas klip, pipet, dan narkoba jenis sabu. ”Sabu yang diamankan disembunyikan di beberapa tempat. Beratnya 2,52 gram,” ujarnya.

Saat ini, tim masih mengembangkan kasus ini. Dari mana dan siapa saja teman mengkonsumsi narkoba di kosnya. ”Masih kita dalami,” kata dia.

Kasatnarkoba Polres Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa mengatakan, tersangka baru menjadi pengguna awal tahun ini. ”Awalnya coba-coba, lama-lama ketagihan,” kata Adi.

Barang haram tersebut dibeli di Karang Bagu dengan harga  bervariasi. ”Dari Rp 200-300 ribu,” bebernya.

Pelaku hanya menjadi pengguna. Tak masuk kategori pengedar. ”Dia (RAAB,Red) pengguna,” tegasnya.

Akibat perbuatannya, RA dijerat pasal 112 ayat 1 atau pasal 127 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Diancam hukuman minimal 4 tahun penjara, maksimal 20 tahun penjara.

Sementara itu, pelaku RA mengaku, dia membeli narkoba pada salah satu rekannya. Dia membeli menggunakan uang hasil menjual pernak-pernik perhiasan. ”Saya juga menjalankan bisnis pakaian di Bertais,” kata RA.

Dia ketagihan menggunakan narkoba. Apabila tidak  menggunakan badan terasa lemas. ”Kurang bergairah,” kata dia sambil berjalan menuju tahanan.  (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Turunkan Angka Pernikahan Anak, Lobar Apresiasi Program Yes I Do

"Sudah pas Peran NGO melalui Program Yes I Do sangat bagus menekan tingkat pernikahan anak," kata Kepala DP2KBP3A Lobar Ramdan Hariyanto.

Tetap Tumbuh, Sektor Tambang Topang Ekonomi NTB di Masa Pandemi

Sektor pertambangan memang tak lepas dari fondasi ekonomi provinsi NTB. Di triwulan II 2020, sektor pertambangan dan penggalian yang tumbuh sebesar 47,78 persen mampu menahan laju penurunan ekonomi NTB. Pada triwulan II, ekonomi NTB kontraksi 1,4 persen, namun tanpa sektor pertambangan dan penggalian, kontraksi akan lebih dalam lagi hingga mencapai 7,97 persen.  

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)

Nomor 4, Era BARU, Industri 4.0, Menang!

Aqi berkomitmen membuat lompatan besar membawa Kota Mataram lebih maju, nyaman, dan beradab. Ia yakin dengan dukungan semua pihak yang menginginkan ibu kota provinsi NTB bersinar terang. “Sebagai putra Mataram, saya ingin memberikan karya terbaik saya buat tanah kelahiran saya,” katanya dengan suara bertenaga.

UT Mataram Beri Beasiswa KIP-K dan CSR se-NTB

“Penerima beasiswa KIP-K mendapatkan bebas biaya kuliah, buku dan uang saku Rp 700 ribu per bulan yang dibayar di akhir semester,” terang Raden.

Dorong Industri Kreatif : HARUM Rancang Mataram Creative District

ebagai sebuah kota yang terus berkembang, Kota Mataram harus menangkap peluang ini sebagai salah satu penguat daya saing global di masa mendatang.  Bagaimana rencana pengembangan Industri Kreatif di Mataram di masa mendatang berikut petikan wawancara kami dengan H Mohan Roliskana calon wali kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks