alexametrics
Rabu, 5 Oktober 2022
Rabu, 5 Oktober 2022

Hasil Otopsi, Guru TK Itu Dipastikan Meninggal Dalam Keadaan Hamil

MATARAM-Hasil penyidikan dan otopsi jenazah guru TK berinisial H korban pembunuhan di Gunungsari, Lombok Barat ternyata sinkron. “Dipastikan korban meninggal dalam keadaan hamil,” kata Kasatreskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa merujuk hasil otopsi dokter forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB, Senin (15/8).

Berdasarkan temuan dokter forensik ada penebalan pada dinding Rahim korban. Artinya korban dipastikan dalam keadaan hamil. “Penebalannya mencapai 1,5 sentimeter. Itu juga diperkuat hasil tes urine yang menyatakan positif hamil,” bebernya.

Analisa dokter dan penyidik sinkron dengan keterangan tersangka berinisial S. Sebelumnya, di hadapan penyidik S mengaku korban hamil dua bulan. “Lalu korban meminta pertanggungjawaban agar S menikahinya,” kata dia.

Baca Juga :  Pria Tua Pelaku Pembunuhan di Lobar Terancam Hukuman Mati

Berdasarkan hasil otopsi itu juga diketahui korban meninggal karena kekurangan oksigen. Itu setelah S mencekik dan menjerat korban menggunakan kain. Ikatan kain itu sangat kuat. Sehingga menyebabkan korban tidak bisa bernapas. “Kain itu diikat S sangat kuat di bagian leher. Ada juga ditemukan kain di bagian wajahnya,” beber Kadek Adi.

Unsur tindakan kekerasan yang dilakukan S juga tergambar dalam hasil otopsi. Sesuai keterangannya, tersangka S menghantam kepala korban menggunakan tangan kirinya tiga kali. “Itu terbukti dengan adanya gigi patah,” jelasnya.

Korban sempat menggigit S. Itu terbukti dengan adanya bekas luka di jari bagian kanannya. “Semua sudah sinkron,” ujarnya.

Kadek Adi mengatakan, saat ini penyidik masih mendalami kasus pembunuhan tersebut dengan memeriksa saksi-saksi. “Semua informasi yang ada masih kita dalami,” kata dia.

Baca Juga :  Jual Togel Online, Dua Warga Mataram Dicokok Polisi

Diketahui, terungkapnya kasus pembunuhan itu berdasarkan hasil olah TKP di rumah korban di Perumahan Citra Persada, Dusun Medas, Gunungsari, Lobar, Jumat (29/7). Hasil penyelidikan polisi menyimpulkan, korban merupakan korban pembunuhan.

Pelaku pembunuhan merupakan pacar korban berinisial S. Polisi berhasil menangkap pelaku di Gerih, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. (arl/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/