alexametrics
Kamis, 3 Desember 2020
Kamis, 3 Desember 2020

Kasasi Mantan Kadispar Lombok Barat Ditolak

MATARAM-Mantan Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat (Lobar) Ispan Junaidi harus gigit jari. Kasasi terdakwa korupsi fee proyek pembangunan kawasan wisata di Lobar tahun 2018 itu mental di Mahkamah Agung (MA). ”Sudah keluar putusannya. Kasasinya ditolak,” kata Juru Bicara PN Tipikor Mataram Fathur Rauzi, kemarin (15/11).

Putusan kasasi nomor 3185/PID.Sus/2020 tertanggal 9 November 2020 tersebut ditampilkan melalui website MA. “Kita belum terima petikan putusannya,” kata Fathur Rauzi.

Pada kasus tersebut, Ispan tertangkap tangan tim Intel Kejari Mataram, 2018 lalu. Dia menerima fee Rp 73,5 juta dari Direktur CV Titian Jati terkait proyek penataan kawasan wisata Pusuk Lestari, Kecamatan Batulayar, Lobar, dengan nilai pekerjaan Rp 1,58 miliar.

Pria yang akrab disapa Ojik itu menerangkan, karena kasasinya ditolak, otomatis putusan Pengadilan Tinggi (PT) NTB yang digunakan. ”Ya, jelas nanti yang digunakan putusan PT,” ujarnya.

Diketahui hakim PT NTB memvonis Ispan lima tahun penjara. Selain itu, juga dibebankan membayar denda Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan.

Ispan dinyatakan terbukti melanggar pasal 12e Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 64 KUHP.

Pada pengadilan tingkat pertama, Ispan divonis empat tahun penjara. Serta denda Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan.

Putusan pengadilan tingkat pertama dan banding lebih ringan dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). Ispan dituntut tujuh tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider enam bulan kurungan. (arl/r1)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

AirAsia Kenalkan Potensi Kerjasama dengan Hotel di NTB

”Dengannya platform ini mampu memudahkan jutaan pelanggan AirAsia mengakses penawaran harga terbaik paket penerbangan dan hotel di Lombok,” ujar Direktur Utama AirAsia Indonesia Veranita Yosephine Sinaga.

PGRI NTB Dorong Pemda Usulkan PPPK Dalam Jumlah Maksimal

”Misalnya Mataram, ada kuota seribu peserta, ya usulkan saja sebanyak dua ribu,” sarannya.

Debat Pamungkas, BARU Sindir SALAM Takut Pajang Logo PDI Perjuangan

Debat terakhir pasangan calon wali kota dan wali kota Mataram telah berakhir Senin (30/12) lalu. Seluruh paslon telah menyampaikan visi misi dan program kerja jika mereka terpilih memimpin Mataram di periode mendatang.

Efek Korona, SMK di NTB Belum Boleh Gelar Prakerin

”Sampai sekarang, kami masih melarang kegiatan itu,” kata Kepala Seksi Peserta Didik Bidang Pembinaan SMK Dinas Dikbud NTB H Makbullah, pada Lombok Post, Rabu (2/12/2020).

Korporasi Indonesia Memburu Inovasi dan Kolaborasi dengan Startups Singapura

JAKARTA– Pandemi mendorong perusahaan Indonesia memburu inovasi, solusi teknologi, dan pasar baru melalui kolaborasi, termasuk dengan mitra regional perusahaan Singapura melalui Enterprise Singapore. Korporasi Indonesia fokus berinvestasi dalam teknologi dan solusi inovatif di sejumlah sektor semisal konstruksi, keuangan dan kesehatan.

Unram Kukuhkan Tiga Guru Besar

”Jabatan profesor memiliki tanggung jawab yang besar karena merupakan ujung tombak untuk melakukan riset-riset dan inovasi,” katanya.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Debat Pamungkas, BARU Sindir SALAM Takut Pajang Logo PDI Perjuangan

Debat terakhir pasangan calon wali kota dan wali kota Mataram telah berakhir Senin (30/12) lalu. Seluruh paslon telah menyampaikan visi misi dan program kerja jika mereka terpilih memimpin Mataram di periode mendatang.

Selamat! Ini Pemenang Simpedes BRI Periode 1 Tahun 2020

”Mudah-mudahan dengan acara ini, nasabah BRI semakin loyal, semakin berkembang, dan semakin semarak bertransaksi,” tuturnya.

Bantuan Subsidi Upah, Guru Honorer dapat Rp1,8 Juta

Pemerintah memperluas sasaran penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU). Kali ini, giliran tenaga pendidik dan guru non-PNS yang akan mendapat bantuan hibah sebesar Rp 1,8 juta. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyebutkan, bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan ekonomi para dosen, guru, dan tenaga kependidikan non-PNS yang selama ini ikut terdampak pandemi COVID-19.
Enable Notifications    OK No thanks