alexametrics
Rabu, 25 November 2020
Rabu, 25 November 2020

Kasus Lahan Trawangan, Kajati NTB: Terserah Pemprov Saja

MATARAM-Pemprov NTB belum menyerahkan surah kuasa khusus (SKK) atas penyelesaian lahan yang dikelola PT Gili Trawangan Indah (GTI). ”Kalau Pemprov maunya gitu-gitu aja, ya terserah,” kata Kajati NTB Nanang Sigit Yulianto, Jumat (13/11) lalu.

Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejati NTB telah menyerahkan legal opinion (LO) atas persoalan lahan pemprov yang dikelola PT GTI. LO-nya menyangkut perjanjian yang ditandatangani PT GTI dengan Pemprov NTB.

Menurut Nanang, perjanjian yang dijalankan tersebut melanggar pasal 1320 KUH Perdata tentang syarat sahnya perjanjian. Dimana, syarat subjektif dan objektif perjanjian itu tidak terpenuhi.

Konsekuensinya, apabila syarat subjektif tidak terpenuhi perjanjian itu dapat dibatalkan. Sedangkan apabila syarat objektif tidak terpenuhi perjanjian itu batal demi hukum atau perjanjian dianggap tidak pernah ada. ”Pendapat hukum sudah diserahkan, sekarang tergantung pemprov saja. Kalau SKK diserahkan kita siap kawal. Kalau tidak ya terserah,” kata Nanang.

Dia mengatakan, pemprov mungkin bisa menyelesaikan sendiri persoalan tersebut. Sehingga SKK tidak diberikan ke Kejati NTB,  meskipun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyarankan SKK diserahkan ke Kejati NTB. “Sifat kita hanya menunggu,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemprov NTB telah melakukan somasi pertama ke PT GTI. Namun, perusahaan tersebut tetap meminta mengembangkan kawasan wisata di Gili Trawangan. Serta meminta pemprov untuk mengosongkan lahan yang kini diduduki warga. ”Mengenai hasil pertama saya tidak tahu,” ujar Nanang.

Saat ini, Pemprov NTB sudah melayangkan somasi kedua ke PT GTI, awal November lalu. Sampai saat ini, PT GTI belum membalas somasi kedua itu. ”Ya, tunggu saja hasil somasi keduanya,” ujarnya.

Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan SKK untuk diserahkan ke bidang Datun Kejati NTB. ”Kita siapkan itu,” kata Gita.

Tetapi, sejauh ini SKK tersebut belum diserahkan. Apa kendalanya? ”Kita serahkan sesuai dengan perkembangan,” ujarnya.

Ketika ditanya mengenai kepastian penyerahan SKK ke Kejati NTB, sekda tidak menggubrisnya. ”Nanti saja di kantor ya. Mau kejar pak kapolda ini,” kata sekda lalu menutup pintu mobilnya. (arl/r1)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kejati NTB Tahan Bendahara Asrama Haji

Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB menahan Bendahara Asrama Haji Embarkasi Lombok Iffan Jaya Kusuma (IJK). Dia ditahan setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, Senin (23/11) lalu. "Kalau kepala UPT tidak datang," kata Juru Bicara Kejati NTB Dedi Irawan, kemarin (24/11).

Banyak Dijual ke Luar Daerah, Harga Bahan Pokok di Mataram Naik

”Yang buat mahal itu harganya karena banyak dikirim ke luar daerah. Di sana harganya jauh lebih menjanjikan jadi pedagang memilih kirim ke sana juga,” ujarnya.

Guru Garda Terdepan Pencegahan Korona di Sekolah

”Kalau guru tidak disiplin atau lengah, maka saya tidak bisa bayangkan, apa yang akan terjadi pada anak-anak kita,” ujar Pembina BKP PGRI NTB Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah.

Belajar dari Pengalaman Langsung Kesembuhan Penyintas COVID-19

Pola makan dengan asupan makanan tinggi kalori dan tinggi protein merupakan treatment yang dianjurkan saat terkena COVID-19. Hal ini berguna untuk meningkatkan imunitas tubuh.

XL Axiata Raih Dua Penghargaan Internasional

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) kembali berhasil mendapatkan penghargaan tingkat internasional.

Dosen Fisika Unram Gelar Pelatihan HOTS Daring

”Ini (pelatihan, Red) dalam rangka meningkatkan kualitas hasil pembelajaran siswa di tengah wabah Pandemi Covid-19,” kata Ni Nyoman Sri Putu Verawati, ketua tim dosen, kemarin (23/11).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.
00:06:43

VIDEO : Polisi Bongkar Pabrik Sabu di Pringgasela Lotim

Peredaran gelap narkoba di Provinsi NTB benar-benar mengkhawatirkan. Pera pelakunya menggunakan beribu macam cara. Bahkan sudah ada yang memproduksi barang haram itu di daerah ini. Polisi sudah berhasil membongkarnya.

Korona Meningkat, Libur Panjang Akhir Tahun Ini Bisa Dibatalkan

Pemerintah mempertimbangkan untuk memperpendek atau meniadakan sama sekali libur panjang pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2020 ini jika penerapan protokol kesehatan pada liburan Maulid Nabi akhir Oktober lalu dianggap tidak efektif.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...
Enable Notifications    OK No thanks