alexametrics
Sabtu, 26 September 2020
Sabtu, 26 September 2020

Dewan Dukung Penegak Hukum Selidiki Dugaan Penyimpangan JPS Gemilang

MATARAM-Anggota DPRD NTB dari fraksi NasDem H Buhari Muslim mengapreasiasi Aparat Penegak Hukum (APH) menelisik dugaan penyimpangan pengadaan barang dalam program JPS Gemilang tahap I. “Sangat kami apresiasi, itu pula yang kami sampaikan jauh-jauh hari,” katanya, kemarin (15/5).

Buhari tak ingin niat baik pemerintah untuk meringankan beban warga di masa pandemi ini justru dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk mengeruk keuntungan.

“Sampai ada telur busuk, minyak kayu putih yang urgensinya lemah, lalu teh kelor itu malah tidak dimanfaatkan sama sekali oleh warga,” sesalnya.

Di Sakra Barat misalnya banyak warga bingung dengan Teh Kelor. Saat menggelar reses banyak yang menyampaikan aspirasi teh itu diganti dengan yang lebih bermanfaat. “Ada yang membuang dan menganggap itu dedoro (sampah, Red), bahkan kalau bisa dijual mereka mau jual,” tuturnya.

Buhari sudah berupaya menjelaskan pada warga, fungsi teh kelor sebagai minuman penyegar tubuh. Tetapi banyak masyarakat menganggap itu tidak diperlukan.

Banyak warga dengan mudah mendapat kelor yang segar. “Warga tinggal petik langsung dari pohon, bahkan kelor jadi lambah (pagar, Red) rumah, jadi buat apa dipaksa meminum yang sudah kering?” cetusnya.

Tak pelak, ada yang sampai membuang teh itu. “Jadi ada yang membuang juga,” sesalnya.

Turunnya APH diharap jadi titik balik evaluasi menyeluruh JPS Gemilang. Bahkan Buhari berharap APH mendorong pemprov agar JPS Gemilang tidak berbentuk sembako. “Cukuplah tahap I yang diproses APH, tahap berikutnya sudah saatnya berbentuk BLT,” pungkasnya. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.
Enable Notifications    Ok No thanks