alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

Jaksa Siap Ladeni Kasasi Mantan Kadispar Lobar

MATARAM-Terdakwa fee proyek pembangunan kawasan wisata di Lombok Barat (Lobar), Ispan Junaedi belum menerima vonis yang dijatuhkan padanya. Dia mengajukan kasasi untuk menganulir vonis yang djatuhkan hakim di tingkat banding.

Mendengar Ispan melayangkan banding, Kejari Mataram menyiapkan kekuatan. ”Kalau dia (Ispan, Red) kasasi, kita juga ajukan kasasi,” kata Kajari Mataram Yusuf, Selasa (16/6).

Dia sudah memerintahkan bidang Pidsus untuk menyiapkan memori kasasi. Agar segera diserahkan ke pengadilan. ”Masih memiliki waktu untuk mengajukan memori kasasi,” ujarnya.

Yusuf mengatakan, mengajukan kasasi bukan pada persoalan berat atau tidaknya hukuman yang diterima di pengadilan sebelumnya. Tetapi, ini merupakan hak jaksa penuntut umum (JPU). ”Ini hak jaksa dalam proses mengajukan upaya hukum,” bebernya.

Begitu juga dengan terdakwa memiliki hak yang sama untuk mengajukan upaya hukum. ”Mereka juga kan kasasi. Kita juga siap kasasi,” ujarnya.

Sebelumnya, JPU menuntut mantan Kadis Pariwisata Lobar itu selama tujuh tahun penjara. Namun, hakim Pengadilan Negeri Tipikor Mataram memvonisnya selama empat tahun penjara.

JPU pun melayangkan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) NTB. Hakim banding menambah berat hukuman Ispan menjadi lima tahun penjara. Hakim tingkat banding memvonis Ispan dengan Pasal 12e Undang-undang Tipikor.

Diketahui, Ispan terbukti menerima fee proyek pembangunan kawasan wisata di Pusuk Lestari. Dia tertangkap tangan menerima fee proyek pada November 2019 oleh tim Intel Kejari Mataram.

Dia menerima fee proyek sekitar Rp 75 juta dari kontraktor proyek CV Titian Jati. Perusahaan tersebut mendapatkan kontrak Rp 1,58 miliar untuk mengerjakan proyek wisata Pusuk Lestari.  (arl/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lomba Kampung Sehat Bawa Berkah untuk Warga

Lomba kampung sehat di Lombok Tengah ternyata membawa keberkahan bagi warga. “Salah satunya, keberkahan perputaran ekonomi,” ujar Kapolsek Pringgarata AKP Suherdi, Senin (13/7).

Katanya Gak Boleh, Kok Ritel Modern di Lotim Makin Menjamur?

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lotim memberikan lampu hijau bagi para investor yang hendak berinvestasi. Termasuk kehadiran ritel modern yang oleh beberapa pihak dianggap membunuh pedagang kecil. “Lotim ini zona hijau untuk berinvestasi,” kata  Kepala DPMPTSP Muksin pada Lombok Post, Senin (13/7).

Yuk.. Beli Sayur Segar di Embung Bengkel, Praya : Bisa Petik Sendiri!

Petani dan Pemerintah Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya Lombok Tengah, mencoba meniru budi daya sayur di Sembalun, Lombok Timur. Berikut ulasannya.

Sempat Bebas Korona, Lombok Utara “Merah” Lagi

Sempat zero case (nol kasus) positif Covid-19, pertahanan KLU dalam melawan virus Korona jebol lagi. Dari rilis yang dikeluarkan gugus tugas tertanggal 13 Juli, ada dua pasien positif yang tengah dirawat, dan satu orang meninggal dunia.

Polemik di Tanjung Bias, BPN Sarankan Pemdes Senteluk Gugat ke PTUN

Polemik sempadan Pantai Tanjung Bias yang belakangan diketahui memiliki sertifikat lahan milik pribadi belum menemui titik terang. Permintaan pemerintah desa agar Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lombok Barat (Lobar) membatalkan sertifikat lahan tersebut belum bisa terpenuhi.

Warga Lobar Boleh Ikuti Pemakaman Pasien Korona, Ini Syaratnya

Kasus pemulangan paksa jenazah pasien Covid-19 kian marak. Yang terbaru kasus warga Desa Mekarsari yang memulangkan paksa jenazah pasien Covid-19 di RSUD Kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.
Enable Notifications.    Ok No thanks