alexametrics
Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020

Polisi Tangkap Terduga Penjual Kosmetik Illegal di Ampenan

MATARAM-Tim Satnarkoba Polresta Mataram menangkap terduga penjual kosmetik tak berizin  berinsial, EW, perempuan, Selasa (16/6). Dia ditangkap di rumahnya, wilayah Ampenan Mataram. ”Kosmetik yang dijualnya ini tidak memiliki izin dan tidak memiliki standar klasifikasi,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penangkapan.

Dari hasil penggeledahan ditemukan berbagai macam kosmetik siap edar. Ada sebanyak 66 alat kosmetik berbagai merek. ”Alat kosmetik itu tidak memiliki izin edar dan standar mutunya,” jelasnya.

Tak hanya itu, tim juga menyita beberapa cairan kosmetik. Diduga, cairan itu digunakan untuk meracik kosmetik. ”Pelaku ini meracik sendiri kosmetik,” ujarnya.

Bahan kosmetik tersebut didapatkan dari luar Lombok. Dia memesan melalui temannya di  Pulau Jawa. ”Dia memesan bahan racikan kosmetik itu secara online,” bebernya.

Pelaku meracik kosmetik itu tanpa izin dari pihak terkait. Dikawatirkan hasil racikannya itu membahayakan pihak lain. ”Untuk bisa meracik itu sebenarnya harus mendapatkan izin dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan),” jelasnya.

Dari pengakuan pelaku, dia sudah menjual kosmetik selama enam bulan terakhir. EW mengedarkan kosmetiknya di wilayah Mataram dan sekitarnya. ”Dijualnya juga melalui online,” kata dia.

Sampai saat ini, penyidik masih mengembangkan kasus tersebut. Tim bakal berkoordinasi dengan BPOM. ”Nanti kita akan melakukan uji lab dulu,” jelas Ericson.

Pelaku dijerat pasal 196 dan pasal 197 Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Serta pasal 106 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan. Hukuman maksimal 10 tahun penjara.  (ar/r2l)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Banyak Warga Mataram Menyepelekan Korona

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram membubarkan kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Udayana, kemarin. Sebab, kegiatan ini dinilai ilegal. Belum mendapat izin dari pemerintah dan aparat keamanan.

Bantu Nelayan Lobster, Pemprov NTB Diminta Lobi Pemerintah Pusat

Sebagian nelayan lobster di Dusun Awang Balak Desa Mertak, Pujut, Lombok Tengah beralih menjadi pekerja migran Indonesia (PMI). “Mereka berangkat sejak larangan ekspor benih lobster,” tutur salah seorang nelayan lobster Sayid Kadir Al Idrus pada Lombok Post, Minggu (12/7/2020).

Pemprov Kerahkan OPD dan Pol PP Awasi 19 Pasar di Mataram

Pemprov NTB mengerahkan pegawai dan anggota polisi pamong praja mengawasi pasar tradisional di Kota Mataram. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan virus korona.

Mulai Ramai Pengunjung, Perekonomian di Sembalun Menggeliat Lagi

Kawasan wisata Sembalun, Lombok Timur mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal. Peningkatan pengunjung memang terasa sepekan terakhir.

Lembaga Pendidikan Nonformal di Mataram Dilarang Belajar Tatap Muka

Bukan hanya sekolah, Pemkot Mataram belum mengizinkan lembaga pendidikan nonformal (PNF) menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka. ”Masih dilarang,” kata Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali, kepada Lombok Post Minggu (12/7/2020).

Penuhi Persyaratan, Sekolah di NTB Bisa Buka Mulai September

Tahun ajaran baru 2020/2021 tepat dimulai hari ini. Namun, karena pandemi, sekolah belum diperbolehkan menggelar KBM (kegiatan belajar mengajar) tatap muka. ”Tidak diperkenankan,” kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, seperti yang tertulis dalam surat edarannya.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).
Enable Notifications.    Ok No thanks