alexametrics
Jumat, 7 Agustus 2020
Jumat, 7 Agustus 2020

Polda NTB Gelar Razia, Pengendara Harus Patuhi Protokol Korona

MATARAM-Para pengendara harus siap-siap. Ditlantas Polda NTB bakal menggelar operasi Patuh Jaya  Gatarin 2020. ”Kita mulai dari tanggal 23 Juli sampai 5 Agustus,” kata Dirlantas Polda NTB Kombes Pol Noviar, Kamis (16/7).

Operasi Patuh yang dilaksanakan tahun ini berbeda dibanding sebelumnya. Operasi yang dijalankan itu lebih kepada kemanusiaan untuk keselamatan. “Targetnya ada dua. Pendisiplinan terhadap pelanggar lalu lintas dan pendisiplinan protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di era new normal,” jelasnya.

Khusus untuk pendisiplinan terhadap pelanggar, difokuskan pada pengendara yang tidak menggunakan helm SNI, tidak menggunakan safety belt, dan  angkutan barang yang mengangkut orang. “Itu yang menjadi prioritas kami untuk ditertibkan,” ujarnya.

Sementara itu, terkait dengan pencegahan Covid-19, Ditlantas Polda NTB akan lebih memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat untuk mematuh protokol kesehatan. Misalnya, pengendara wajib menggunakan masker, selalu membawa handsanitizer dan selalu cuci tangan dan sebagainya. ”Intinya, pada operasi itu lebih kepada tindakan preemtif, preventif, dan penindakan hukum bagi yang melanggar aturan lalu lintas,” tegasnya.

Noviar belum memastikan sanksi yang akan diberikan kepada para pengendara yang tidak menggunakan masker. Karena, harus dirapatkan terlebih dahulu untuk ketentuan sanksinya. ”Nanti kita akan bahas mengenai itu (tidak gunakan masker,” bebernya.

Dia berharap, para pengendara tetap mematuhi protokol kesehatan. Supaya anggota yang bertugas di lapangan fokus mengurus persoalan pelanggaran lalu lintasnya. ”Mudahan saja, kita tidak menemukan pengendara yang tidak menggunakan masker,” harapnya.

Untuk mengawasi para pengendara untuk mematuhi protokol kesehatan, pihaknya akan berkoordinasi dengan tim kesehatan. ”Nanti ini kita rapat dengan tim kesehatan. Guna menentukan secara teknis penerapan imbauan kepada para pengendara,” jelasnya.

Noviar mengimbau kepada masyarakat, pada operasi patuh nanti berjalan harus melengkapi surat kendaraannya. ”Pengendara juga harus mematuhi protokol kesehatan. Itu juga sangat penting,” ungkapanya. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Novi dan Dinasti Politik Zulkieflimansyah di Sumbawa

Dewi Noviany membantah keluarganya tengah membangun dinasti politik di NTB. Adik kandung  Gubernur NTB H Zulkieflimansyah itu mengklaim proses pencalonannya telah melalui mekanisme penjaringan parpol yang adil.

Partai Berkarya Terbelah, SK Dukungan di NTB Terancam Sia-sia

Goncangan politik hebat terjadi di tengah perburuan Surat Keputusan (SK) partai oleh para Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada). Goncangan itu muncul dari Partai Berkarya. Partai Berkarya versi Muhdi Pr ternyata yang direstui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Gak Pakai Masker, PNS Bakal Didenda Rp 200 Ribu

Aturan wajib menggunakan masker diberlakukan di Kota Bima. Pemerintah Kota (Pemkot) Bima menegaskan sanksi bagi pelanggar akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemrov) NTB.

Tiga Dokter dan Delapan Perawat RSUD Dompu Diisolasi

Sebanyak 11 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Dompu yang sempat kontak dengan HM, pasien positif Covid-19 meninggal dunia menjalani isolasi. Masing-masing tiga dokter dan delapan perawat.

Lamaran Ditolak, Dosen di Bima Tikam Pacar Hingga Tewas

Naas menimpa  Intan Mulyati, 25 tahun warga Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Dia merenggang nyawa ditangan pacarnya sendiri Arif Satriadi, 31 tahun, yang merupakan seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bima, Rabu (5/8).

Kasus Pengadaan ABBM Poltekes Mataram Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar (ABBM) Poltekkes Mataram tahun 2016 segera rampung. “Progres cukup bagus. Sebentar lagi naik penyidikan,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Rabu (5/8).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Viral Pengunjung “Disko” Pendakian Savana Propok Rinjani Ditutup

Pengelola bukit Savana Propok, Pokdarwis Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba menindaklanjuti video joget para pendaki yang viral di media sosial. “Untuk mengevaluasi hal tersebut, kami akan menutup bukit mulai 8 Agustus,”  kata Ketua Pokdarwis Bebidas Chandra Susanto pada Lombok Post, kemarin (4/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks