alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

Istri Ternyata Lelaki, SU Laporkan Kaling, Lurah dan KUA Ampenan ke Polisi

MATARAM-Kasus pernikahan sesama jenis pria antara SU alias Mita 25 tahun dengan MU 31 tahun memasuki babak baru. Kepala Lingkungan (Kaling) Pejarakan, Lurah Pejarakan Karya, dan Kepala Kantor Urusan Agamaa (KUA) Ampenan dilaporkan polisi.

”Kita sudah masukkan laporan ke Polda NTB,” kata Aan Ramadhan selaku penasihat hukum MU.

Mereka dilaporkan atas dugaan  mengeluarkan rekomendasi dan keterangan palsu dalam bentuk akta autentik. Berupa surat Surat Pengantar Perkawinan Nomor 38/RIRKK/V/2020 tertanggal 27 Mei 2020.

”Surat itu ditandatangani Lurah Pejarakan dan pihak dari lingkungan tempat tinggal Mita,” terangnya.

Dalam rekomendasi itu juga ditandatangani pihak Kantor Urusan Agama (KUA). Selanjutnya, surat rekomendasi itu diserahkan ke KUA Kediri, Lombok Barat (Lobar). ”Anehnya, pada surat rekomendasi itu, disebutkan identitas Mita berjenis kelamin perempuan. Padahal, Mita ini adalah pria,” bebernya.

Baca Juga :

Kawin Sesama Lelaki, Kejaksaan Minta Pernikahan Mita-Mu Dibatalkan

Pernikahan Sesama Jenis Buyar, Dukcapil Mataram Lacak Pemalsuan KTP dan KK

Kasus Pernikahan Sejenis di Lobar, Mita Berencana Laporkan Balik Mantan “Suami”

Pihak lingkungan juga kembali mengeluarkan akta autentik berupa surat keterangan wali nikah Nomor: 01/LkL-RIR/V/2020. Pada surat tersebut juga ditandatangani Lurah Pejarakan.

Dalam surat keterangan wali nikah itu disebutkan, wali nasab Mita sudah meninggal dunia dan tidak memiliki wali nasab seorang pun. Sehingga, pernikahan itu diserahkan ke KUA Kediri untuk bertindak sebagai wali hakim sesuai Peraturan Menteri Agama Nomor 30 Tahun 2005.

”Dari pembuatan surat palsu itulah, Mita dan klien saya ini dapat melangsungkan pernikahan, 2 Juni 2020 lalu. Pada pernikahan itu dihadiri juga oleh Kepala Lingkungan,” bebernya.

Baca Juga Pengakuan Mantan “Suami” Mita :

Curhat MU Mantan Suami Mita (1) : Kencan Pertama di Udayana, Terpedaya Hingga Malam Pertama

Curhat MU Mantan Suami Mita (2) : Menikah dengan Mahar Rp 500 Ribu dan Air Zamzam

Dari kronologis itulah, kliennya merasa ditipu dan sangat dirugikan. ”Ternyata Mita adalah seorang laki-laki,” terangnya.

Dari kronologis itu, dia melaporkan pihak-pihak yang menandatangani surat rekomendasi pernikahan Mita dan kliennya. Mereka dilaporkan atas dugaan pasal 263 KUHP tentang pemalsuan identitas juncto pasal 277 KUHP tentang asal usul perkawinan. ”Mudahan laporan ini segera ditindaklanjuti,” kata dia.

Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto mengaku belum mengetahui adanya laporan itu. ”Nanti saya cek dulu,” kata Artanto.

Baca Juga Pengakuan Mita : Pengakuan Mita Sebelum Nikah Suami Tahu Dirinya Lelaki

Jika memang sudah ada, pihak kepolisian pasti akan menindaklanjuti laporan tersebut. Penyelidik nantinya akan mengklarifikasi pihak terlapor. ”Pasti ditindaklanjuti laporan yang masuk,” ujarnya. (arl/r2)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Korona Tinggi, Pola Pencegahan Covid 19 di Mataram Perlu Dievaluasi

emkot Mataram memang bekerja. Mereka berupaya memutus mata rantai penularan virus Korona. Sayangnya, kerja para pemangku kebijakan di Pemkot Mataram itu tanpa inovasi.

Enam Bulan, 19 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Mataram

Kasus kekerasan anak di Kota Mataram masih sering terjadi. Buktinya, hingga Juli  tercatat sudah terjadi 19 kasus. “Kebanyakan dari kasus ini perebutan hak asuh,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Mataram Hj Dewi Mardiana Ariany, Selasa (14/7).

Larangan Dicabut, PNS Sudah Boleh Lakukan Perjalanan Dinas

Kebijakan pembatasan perjalanan dinas aparatur sipil negara (ASN) resmi dicabut. Kini ASN dibolehkan ke luar kota. Namun, dengan syarat-syarat khusus.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Mataram, Tanpa Masker Tak Boleh Masuk Pasar

Saat ini, sebagian besar masyarakat NTB memang sudah menggunakan masker. Tapi, banyak pula yang memakai masker hanya sampai dagu atau di leher. Sementara di Kota Mataram dan Lombok Barat yang merupakan dua daerah zona merah dengan kasus Covid-19 terparah, banyak pedagang dan pengunjung pasar yang masih bandel. Mereka ngelencer di pasar tanpa masker.

Sukseskan Kampung Sehat, Tiga Pilar di Loteng Kompak

Pemkab, Polres dan Kodim 1620/Lombok Tengah siap menyukseskan lomba kampung sehat. “Harapannya masyarakat mempunyai kemampuan dan kemandirian dalam penanganan covid-19,” papar Kapolres AKBP Esty Setyo Nugroho saat memimpin upacara tiga pilar di Bencingah Alun-Alun Tastura, Praya, Selasa (14/7/2020).

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.

Beli Honda ADV150, Hemat Rp 5,7 Juta

Honda ADV150 merupakan skutik penjelajah jalanan canggih dengan desain bodi yang futuristik dan manly. Skutik ini dibekali mesin 150cc eSP yang menyuguhkan performa responsif.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.
Enable Notifications.    Ok No thanks