alexametrics
Rabu, 4 Agustus 2021
Rabu, 4 Agustus 2021

Penyelidikan Kasus Pembangunan RS Pratama Dompu Berpeluang Dihentikan

MATARAM-Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggalewa, Dompu, berpeluang tidak dilanjutkan. Rekanan sudah mengembalikan temuan kerugian negara ke Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP). “Sementara ini menunggu jukrah (petunjuk dan arahan) pimpinan untuk diselesaikan (penghentian penyelidikan),” kata Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (17/6).

RS itu dibangun tahun 2017. Anggarannya melalui APBD Kabupaten Dompu sebesar Rp 17 miliar.

Saat tender, perusahaan asal Sulawesi Selatan, PT SA ditunjuk sebagai rekanan dengan harga penawaran Rp 15,76 miliar.

Berdasarkan hasil analisa ahli konstruksi dari Universitas Mataram yang telah melakukan cek fisik, ada dugaan pembangunannya tidak sesuai dengan perencanaan. Sehingga memengaruhi kelayakan bangunan. Dari pelaksanaan proyek itu muncul temuan kerugian negara. Jumlahnya mencapai Rp 600 juta.

“Rekanan sudah mengembalikan ke APIP lebih besar dari temuan itu. Mereka setorkan Rp 800 juta sebagai uang pengganti. Kelebihannya Rp 200 juta,” kata Ekawana.

Terkait kelebihan pembayaran itu tidak bisa dikembalikan secara langsung ke rekanan. “Jadi dalam kasus ini negara malah diuntungkan,” ujarnya.

Karena rekanan sudah mengembalikan temuan sehingga kasus tersebut akan diselesaikan melalui restorative justice. Kasusnya tidak bakal dilanjutkan. “Penekanan dalam kasus korupsi adalah pemulihan kerugian negara,” kata dia. (arl/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks