alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Polres Mataram Musnahkan Narkoba Senilai Rp 5,8 Miliar

MATARAM-Polresta Mataram mengungkap penyalahgunaan narkoba dalam jumlah besar, tiga pekan terakhir. Setelah ditimbang, berat bersih barang bukti berupa sabu sebanyak 3,066 kilogram, sedangkan narkoba jenis ganja beratnya 6,43 kilogram.

Narkoba seharga  Rp 5,8 miliar itu dimusnahkan. ”Yang kita musnahkan 3,064 kilogram sabu dan 6,41 kilogram ganja yang kita musnahkan,” kata Wakapolresta Mataram AKBP Erwin Suwondo, Jumat (17/7).

Sementara sisanya itu dijadikan sebagai bahan uji laboratorium. Sebagiannya lagi disisakan untuk barang bukti di persidangan. ”Ada sebanyak 0,70 gram disisihkan untuk uji laboratorium dan 0,70 untuk pembuktian di pengadilan. Total ada 1,4 gram yang tidak kita musnahkan,” bebernya.

Narkoba jenis sabu itu dimusnahkan dengan cara dicampur air, oli, dan alkohol. Selanjuntya, diaduk hingga melebur. ”Lalu kita buang di selokan,” terangnya.

Sementara ganja dihanguskan dengan cara dibakar ditempat penampungan khusus. ”Kita bakar menggunakan minyak,” ucapnya.

Pada pemusnahan itu disaksikan langsung  Badan Narkotika Nasional (BNN) NTB, perwakilan Kejari Mataram, Pengadilan Negeri Mataram, dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Kepala BNN NTB Brigjen Pol Gede Sugianyar mengapresiasi kinerja Satnarkoba Polresta Mataram dalam melakukan tindakan. ”Polresta sangat proaktif dalam mengungkap kasus narkoba,” kata Sugianyar usai memusnahkan barang butki.

BNN NTB siap membantu pihak kepolisian untuk mengungkap jaringan narkoba. ”Koordinasi akan terus kita bangun untuk memberantas narkoba,” ujarnya.

Fungsi BNN bukan hanya memberantas narkoba. Melainkan juga melakukan pencegahan. ”Pemberantasan dan pencegahan harus berjalan beriringan,” jelasnya.

Jika tidak dilakukan pencegahan, permintaan terhadap narkoba bakal terus ada. Akibatnya, peredaran akan terus ada. ”Pasaran para pengedar ini adalah para pecandu. Untuk itu pecandu ini harus kita selamatkan dengan cara rehabilitasi. Jangan sampai pecandu semakin tinggi berdampak pada peredaran narkoba yang semakin tinggi,” ujarnya.

Untuk itu dia mengimbau kepada para pecandu untuk merehabilitasi diri. ”Semua gratis dan identitasnya dirahasiakan,” ungkapnya.

Diketahui, sabu seberat 3,066 kilogram tersebut milik tersangka berinisial SR. Pelaku ditangkap di Jalan Amir Hamzah, Karang Sukun Mataram, 29 Juni lalu.

Dia ditangkap saat menemukan jalan buntu. Lalu membuang sabu yang dibungkus menggunakan tas kresek besar berwarna merah.

Tim yang telah memantau pergerakannya, langsung menangkap SR. Dari hasil penggeledahan, ditemukan sembilan bungkusan sabu dalam jumlah besar. Bungkusan tersebut disamarkan dengan lakban hitam.

SR mengaku hanya menjadi kurir. Tetapi, dari hasil penyidikan, warga Punia itu juga bertindak sebagai pengedar.

Sementara itu, terungkapnya kepemilikan ganja seberat 6,43 kilogram itu berawal dari anggota yang menyamar memesan barang haram tersebut dari seorang narapidana berinisial Z alias Leter. Lalu Leter memerintahkan S untuk melayani pemesanan anggota yang menyamar.

S dan anggota pun janjian transaksi pembelian di rumah berinisal RT, dua pekan lalu. Tepatnya, di belakang salah satu toko baju di Punia Mataram. Saat transaksi S dan RT langsung dibekuk.

Dari hasil penggeledahan ditemukan tujuh bungkus ganja berukuran besar. Berat brutonya 6,64 kilogram. Setelah ditimbang  berat bersihnya mencapai 6,43 kilogram.  (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Masuk Destinasi Wisata Terpopuler Asia 2020, Lombok Siap Mendunia

”Kalau masuk di ranking dunia artinya kita adalah destinasi yang memang layak untuk dikunjungi,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTB Awanadi Aswinabawa, Rabu (5/8/2020).

Buntut Penutupan Savana Propok, TNGR Perketat Pemeriksaan Pengunjung

”Dengan penutupan ini semua akan lihat, kalau berbuat begitu pasti akan ditutup,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Dedy Asriady, Rabu (5/8/2020).

Kasus Sewa Lahan Desa Sesela, Penyidik Perdalam Keterangan Saksi

Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan untuk pembangunan tower tahun 2018 masih dilengkapi. Sejumlah saksi diperiksa maraton untuk melengkapi berkas penyidikan. ”Yang sudah kita periksa baru Ketua RT dan ada juga dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” kata Kajari Mataram Yusuf, Rabu (5/8).

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Totalitas dalam Melindungi Hak Pilih

SALAH satu asas penting dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan adalah asas jujur. Kata jujur ini tidak hanya muncul sebagai asas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, namun juga hadir sebagai prinsip dalam penyelenggaraannya. Setiap kata yang disebut berulang-ulang apalagi untuk dua fondasi yang penting (asas-prinsip) maka kata itu menunjukkan derajatnya yang tinggi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks