alexametrics
Jumat, 26 Februari 2021
Jumat, 26 Februari 2021

Tak Pernah Bertugas, Disidang Tak Hadir, Anggota Polresta Mataram Ini Dipecat

MATARAM-Satu personel Polresta Mataram Brigadir RDM (inisial, Red) dipecat. Anggota yang pernah bertugas di bagian pengamanan internal (Paminal) Polresta Mataram itu resmi dipecat karena desersi atau pengingkaran tugas tanpa permisi. ”Yang bersangkutan di-PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat) karena tidak pernah menjalankan tugas,” kata Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi, Senin (18/1).

Pemecatan terhadap Brigadir RDM ditandai dengan upacara PTDH di Mapolresta Mataram. Saat upacara, RDM tidak hadir (in absentia). Hanya fotonya yang dibawa oleh personel Polresta Mataram. ”Upacara PTDH ini merupakan satu hal yang saya tidak sukai dan tidak membanggakan bagi saya selaku pimpinan,” kata Heri.

Pada kesempatan itu, Heri mengaku lebih bangga memberikan reward kepada anggota yang sudah bekerja keras dan menunjukkan prestasinya. ”Makanya, jangan ikuti jejak anggota ini (Brigadir RDM),”pesannya kepada seluruh anggota Polresta Mataram.

Brigadir RDM dipecat atas dasar putusan sidang kode etik, 30 Maret 2020. PTDH terhadap Brigdir RDM tersebut diperkuat dengan Keputusan Kapolda NTB Nomor: Kep/810/XII 2020 tanggal 30 Desember 2020. ”Atas dasar itulah anggota ini (Brigadir RDM, Red) resmi dipecat,” bebernya.

Brigdir RDM telah melanggar pasal 3 huruf g, pasal 4 huruf d, pasal 5 huruf a Nomor 2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Polri. Sebelumnya, Brigadir RDM telah menjalani sidang disiplin sebanyak empat kali.

Pertama, sidang disiplin dilaksanakan 1 Oktober 2019. Sidang kedua digelar 28 Oktober 2019. Sidang disiplin ketiga, 3 Januari 2020. Terakhir, sidang keempat dilakukan tanggal 10 Februari 2020. Namun empat kali sidang digelar, Brigadir RDM tidak pernah hadir.

Sehingga ditetapkan hukuman berupa penundaan pendidikan dan penundaan kenaikan gaji berkala (KGB). Selanjutnya pada sidang kode etik 30 Maret 2020 memutuskan Brigadir RDM dipecat dari kepolisian.

Heri mengingatkan seluruh anggota untuk mengambil hikmah serta pelajaran atas kasus tersebut. Dia mengatakan, menjadi anggota Polri tidak berat. Cukup bekerja dengan baik, laksanakan tugas yang diemban, dan tidak melakukan pelanggaran, apalagi mencoreng nama baik institusi. ”Camkan, saya minta ini yang terakhir terjadi,” pintanya. (arl/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications   OK No thanks