alexametrics
Sabtu, 28 Mei 2022
Sabtu, 28 Mei 2022

Dua Tahun Buron, Bandar Sabu Abian Tubuh Akhirnya Tertangkap

MATARAM-Polda NTB berhasil menangkap bandar sabu kelas kakap berinisial NN alias Mulek. Perempuan 42 tahun itu ditangkap di rumahnya di Abian Tubuh, Cakranegara, Minggu (16/1) lalu.

”Bos bandar sabu sudah kita tangkap,” kata Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, Rabu (19/1).

Helmi menjelaskan, Mulek sudah menjadi buronan Polda NTB selama dua tahun. Meski tergolong ibu-ibu, namun dia cukup licin. Beberapa kali diburu Mulek berhasil kabur. “Dari pengakuannya, selama ini dia lari ke Bali,” ungkapnya.

Terakhir, setelah mendapat informasi keberadaan perempuan yang juga akrab disapa Cece itu pulang ke rumahnya, Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda NTB langsung bertindak. ”Dia kita tangkap tanpa perlawanan,” tuturnya.

Baca Juga :  Anggota Polda NTB Kena Sanksi Disiplin

Polisi tidak menemukan barang bukti sabu saat penangkapannya. Namun bukti hasil penangkapan pelaku sebelumnya menguatkan Mulek jadi tersangka. ”Alat bukti yang kita kantongi sudah ada,” ujarnya.

Nama Mulek mencuat setelah polisi menangkap pria berinisial K di Abian Tubuh. Saat itu polisi menyita barang bukti 3 ons sabu. ”K ini mengaku kalau barang (sabu) itu milik Mulek,” jelasnya.

Kini K masih menjalani masa pidana. Dia terbukti melanggar pasal 114 dan atau pasal 112 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. ”Saya lupa vonis terhadap K. Yang pasti terbukti dan di dalam putusan majelis hakim disebutkan pemilik barang ini adalah Mulek,” beber Helmi.

Hasil penyidikan, Mulek bertindak sebagai bos besar. Hasil penelusuran rekeningnya, transfer uangnya mencapai miliaran. ”Ada transfer Rp 1 miliar hingga Rp 2 miliar,” bebernya.

Baca Juga :  Polda NTB Ambil Alih Kasus Pembunuhan Terduga Begal di Loteng

Helmi mengatakan, sepak terjang Mulek di dunia peredaran gelap narkoba cukup tinggi. Dia sebagai penyuplai sabu di Abian Tubuh.

Saat ini, polisi masih melengkapi berkas penyidikannya. Penyidik telah memeriksa sejumlah saksi. Termasuk K, setelah berkoordinasi dengan Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Mataram.

Kini, Mulek masih ditahan di sel tahanan Ditresnarkoba Polda NTB untuk penyidikan lebih lanjut. “Masih kita lakukan penyidikan mendalam,” kata Helmi. (arl/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/