alexametrics
Sabtu, 28 Mei 2022
Sabtu, 28 Mei 2022

Gadaikan Mobil Sewaan untuk Foya-Foya dan Modal Investasi Online

MATARAM-Kepincut investasi online mendorong MB (inisial, Red) alias Adi berbuat nekat. Mobil yang disewanya digadaikan sebagai modal ikut berinvestasi yang menjanjikan keuntungan besar.

Adi berharap dari keuntungan investasi tersebut dia bisa menebus mobil yang digadaikannya. Namun untung tak dapat diraih malang tak dapat ditolak. Uang untuk investasi online itu juga raib.

Kini dia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Adi sudah ditangkap aparat Polsek Mataram atas laporan pemilik mobil yang digadaikannya.

”Pelaku ini menggelapkan mobil korban yang disewa,” kata Kapolsek Mataram Kompol Elyas Ericson, Selasa (18/1).

Adi sudah ditetapkan sebagai tersangka dan mendekam di sel tahanan Polsek Mataram . Dia dijerat pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Baca Juga :  Poktan Serahkan Bibit Bawang ke APH

Elyas menjelaskan, awalnya Adi menyewa mobil selama sehari untuk menjemput keluarganya. Dia menyerahkan uang sewa Rp 250 ribu. ”Setelah digunakan sehari, pelaku memperpanjang sewanya,” ujarnya.

Namun, hingga satu pekan mobil yang disewa tidak ada kabar. Setelah ditelusuri ternyata dia sudah menggadaikan mobil tersebut seharga Rp 25 juta. ”Korban berupaya mengambil mobilnya ke tempat gadai, namun tidak diberikan,” jelasnya.

Karena merugi, korban melapor ke Polsek Mataram. Polisi melakukan penyelidikan dan menelusuri identitas pelaku. ”Saat menyewa mobil itu pelaku menyerahkan KTP. Dari situ kita melakukan pengembangan,” katanya.

Polisi mendapatkan informasi Adi sedang berada di wilayah Lingkungan Karang Bedil, Cakranegara. Polisi berhasil menangkap Adi. “Kita tangkap di rumah istrinya di Cakranegara,” kata dia.

Baca Juga :  Tertipu Pembelian Minyak Goreng, Puluhan Warga Lapor Polisi

Berdasarkan hasil interogasi, uang hasil gadai itu sudah habis digunakan. Rp 15 juta digunakan untuk foya-foya. ”Sedangkan Rp 10 juta dititip ke temannya berinisial A untuk dijadikan modal investasi online,” ujarnya.

Menurut Elyas, pelaku kepincut mengikuti investasi saham online karena dijanjikan temannya berinisial A mendapatkan keuntungan yang lebih besar. ”Pelaku dijanjikan mendapatkan keuntungan Rp 100 juta,” bebernya. (arl/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/