alexametrics
Sabtu, 28 Mei 2022
Sabtu, 28 Mei 2022

Kejati NTB Kembali Periksa Tersangka Korupsi Proyek ICU RSUD KLU

MATARAM-Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB kembali memeriksa dua tersangka korupsi pembangunan penambahan ruang intensive care unit (ICU) RSUD Lombok Utara (KLU) berinisial EB dan SH, Selasa(18/1). Didampingi penasihat hukumnya, mereka diperiksa selama tiga jam. Mulai pukul 09.00 hingga pukul 12.00 Wita.

”Ya, PPK-nya tadi diperiksa,” kata Juru Bicara Kejati NTB Supardin.

Dalam proyek itu, EB bertindak sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK). Sedangkan SH merupakan kuasa pengguna anggaran (KPA).

EB diperiksa sebagai tersangka untuk berkas penyidikannya sendiri. Sedangkan SH diperiksa sebagai saksi untuk berkas tersangka lainnya. ”EB diperiksa sebagai tersangka, SH diperiksa sebagai saksi,”  ujarnya.

EB dan SH ditetapkan sebagai tersangka bersama konsultan pengawas berinisial SD dan rekanan dari PT Apro Megatama berinisial DT. ”Dua tersangka lainnya (SD dan DT) sudah diperiksa sebagai tersangka dan saksi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Empat Perambah Hutan Rentung Sebokas Sumbawa Dibui

Diketahui, dalam pembangunan ICU, Pemkab KLU menggelontorkan anggaran Rp 6,4 miliar. Rekanannya PT Apro Megatama. Dari hasil audit, ditemukan kerugian negara Rp 1,75 miliar lebih.

Supardin belum memastikan berkas penyidikan dalam kasus tersebut bisa rampung. Karena masih ada keterangan yang perlu didalami. ”Masih dilakukan pemeriksaan-pemeriksaan terhadap tersangka. Kalau sudah selesai pasti segera dilakukan proses penuntutan,” kata dia. (arl/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/