alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

Pulang dari SPP Sukabumi, Lima Polisi di Polda NTB Tertular Korona

MATARAM-Polisi yang bertugas di wilayah hukum Polda NTB terpapar Covid-19 atau virus korona bertambah. Berdasarkan rilis Sekda NTB pada Jumat (17/4) lalu, dinyatakan ada empat polisi yang dinyatakan positif.

”Sebelumnya, ada satu anggota yang positif. Sekarang bertambah empat. Total ada lima yang dinyatakan positif,” kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, Minggu (19/4).

Kelima polisi tersebut dinyatakan positif berinisial A, 32 tahun. Berasal dari Rabangodu Utara,Raba, Kota Bima. Dia masuk menjadi pasien nomor 48. Selanjutnya, pasien nomor 49 polisi berinisial ATW, 36 tahun. Dari Kelurahan Kekalik, Sekarbela, Mataram.

Pasien nomor 50, seorang polisi wanita berinisial BSD, 32 tahun. Domisilinya di Ampenan, Mataram.

Terakhir, pasien nomor 51, berinisial LEP, 33 tahun. Berdomisili di Brangbiji, Sumbawa. ”Keempat itu tertular virus korona saat menjalani pendidikan di Sukabumi, Jawa Barat,” terangnya.

Di Sekolah Pendidikan Perwira (SPP) memang yang tertular virus cukup banyak. Mencapai 300-an orang.

Sehingga Mabes Polri memutuskan untuk memulangkan mereka. Dengan catatan, setiap calon perwira yang dipulangkan ke daerah masing-masing harus dijemput serta mendapatkan SOP penanganan Covid-19. ”Mereka sudah kita jemput di bandara. Jadi, mereka dilarang untuk pulang,” ungkapnya.

Saat dijemput, mereka tidak memperlihatkan gejala seperti batuk, pilek, sesak, maupun demam. Mereka  merasakan seperti itu pada masa 14 hari. ”Tetapi, sudah diisolasi sendiri,” ujarnya.

Mereka semua ditampung di Sekolah Polisi Negara (SPN), Belanting Lombok Timur (Lotim). Sebelum mereka dinyatakan positif berdasarkan hasil Swab, mereka sempat mendapatkan materi pelajaran. ”Namun, mereka belajar secara daring atau melalui video call atau internet,” jelasnya.

Mereka tidak pernah kontak fisik dengan keluarga atau staf yang berada di wilayah SPN Belanting. Kendati demikian, staf di SPN sudah dilakukan rapid tes.  ”Hasilnya negatif. Dipastikan staf SPN aman,” kata dia.

Artanto menerangkan, total ada 13 polisi yang mengikuti pendidikan ke Sukabumi. Dari hasil tes Swab, dinyatakan lima positif dan  delapan negatif. ”Anggota polisi yang dinyatakan negatif itu sudah pulang ke rumah masing-masing melakukan isolasi mandiri,” ujarnya.

Saat ini, lima polisi yang dinyatakan positif masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB. Kondisinya sudah semakin membaik. ”Kita harapkan segera sembuh,” ujarnya.

Di Rumah Sakit Bhayangkara sudah menyediakan kamar khusus untuk penanganan pasien positif korona. ”Kita memiliki dokter dan perawat yang khusus menangani positif Covid-19,” ujarnya.

Sejauh ini, dia belum mendapatkan laporan apakah yang bersangkutan sudah menjalani tes Swab ulang atau tidak. ”Kami berharap, mereka bisa segera sembuh dan berkumpul lagi bersama keluarga,” harapnya. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dewan Lombok Barat Minta Pekerja Hiburan Malam Jalni Rapid Test

Antisipasi penyebaran covid di tempat hiburan malam bisa lebih ketat. DPRD Lombok Barat (Lobar) mengusulkan para pekerja hiburan malam untuk dirapid test. ”Ini juga masuk bagian protokol kesehatan,” kata Ketua DPRD Lobar Hj Nur Hidayah, Jumat (7/8)

Fitch Ratings Indonesia Naikkan Peringkat Bank Bukopin Jadi AA-

Peringkat Nasional Jangka Panjang Bank Bukopin dinaikkan menjadi ‘AA-(idn)’ dari ‘BBB+(idn)’

Mata Air Lombok Utara Hanya Tersisa 77 Titik

Pemerintah KLU mencatat jumlah mata air potensial hanya tersisa 77 titik. Angka potensial itu terdeteksi sangat minim, dibandingkan total 238 mata air yang sebelumnya ada.

NTB Tuan Rumah Festival Ekonomi Syariah 2020

Provinsi NTB terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) atau Festival Ekonomi Syariah Indonesia ke-7 tahun 2020. ”Provinsi NTB sekaligus menjadi koordinator penyelenggaraan festival tahun ini,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam pembukaan ISEF 2020 secara virtual, Jumat (7/8).

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).
Enable Notifications.    Ok No thanks