alexametrics
Rabu, 4 Agustus 2021
Rabu, 4 Agustus 2021

Lima Orang Jaringan Pengedar Sabu Mataram-Lombok Barat Diringkus Polisi

MATARAM-Satresnarkoba Polresta Mataram menangkap lima terduga pengedar sabu, Sabtu (17/7) lalu. Mereka masing-masing berinisial JH, 45 tahun; IR, 32 tahun; IGBKA, 36 tahun; IGPB, 46 tahun; dan seorang perempuan berinisial RE, 33 tahun.

Kasatresnarkoba Polresta Mataram AKP I Made Yogi Purusa Utama mengatakan, awalnya mereka menangkap tiga terduga pengedar narkoba di Gondawari, Desa Lembuak, Narmada, Lombok Barat. Yaitu, JH, IR, dan RE. ”Kita tangkap mereka saat akan melakukan pesta sabu,” kata Yogi, Minggu (18/7).

Dari penggeledahan ditemukan tiga poket sabu serta alat menggunakan sabu. Petugas juga menemukan uang tunai Rp 280 ribu. ”Diduga uang itu hasil dari penjualan sabu,” jelasnya.

Saat diinterogasi, JH mengaku mendapatkan barang haram itu dari IGBKA dan IGBP. Polisi pun langsung melakukan pengembangan. “Kami kembangkan ke TKP kedua di Lingkungan Karang Tangkeban, Cakranegara Selatan, Mataram,” jelasnya.

Di lokasi itu, polisi meringkus IGBKA dan IGBP. Mereka ditangkap tanpa perlawanan. Penggeledahan dua orang itu ditemukan 29 poket sabu siap edar. ”Berat brutonya 12,5 gram,” sebut Yogi.

Berdasarkan penyelidikan, jenis dan rupa poketan sabu itu mirip dengan poketan sabu yang ditemukan di TKP pertama di Narmada. ”Itu menguatkan kalau sabu itu memang berasal dari orang di TKP kedua,” jelasnya.

Selain itu polisi juga menemukan uang Rp 1,26 juta. Diduga uang tersebut merupakan hasil penjualan. ”Kami duga dua orang ini juga menyediakan tempat untuk menggunakan sabu,” kata Yogi.

Saat ini, kelima orang yang diamankan masih ditahan di Polresta Mataram. Penyidik masih mendalami peran masing-masing. ”Kami masih terus kembangkan mencari jaringan lainnya,” ujarnya.

Mereka dijerat pasal 114 dan atau pasal 112 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya 20 tahun penjara. (arl/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks