alexametrics
Selasa, 9 Maret 2021
Selasa, 9 Maret 2021

Perampok Sadis Habisi Tukang Ojek

SUMBAWA-Warga Desa Batu Lanteh dikejutkan dengan penemuan mayat di dalam jurang, Kamis siang (18/2/2021). Mayat itu ditemukan dalam kondisi tertelungkup dengan luka parah di bagian kepalanya.

Korban ditemukan di jurang di pinggir jalan Km 21 jalan lintas Sumbawa-Batu Lanteh. Diketahui korban adalah Salim Hamada , 59 tahun, warga Dusun Kauman, Desa Labuhan Sumbawa, Kecamatan Labuhan Badas.

Korban kali pertama ditemukan staf Kantor Kecamatan Batu Lanteh. Saat melintas di lokasi, saksi melihat ceceran darah di aspal. Setelah dicek lebih jauh, dia kaget melihat korban berada di dasar jurang pinggir jalan.

Saksi ini langsung melaporkan ke Polsek Batu Lanteh. Tak lama Kapolsek Batu Lanteh Iptu Jakun bersama anggotanya datang ke lokasi. Ternyata, di lokasi tersebut sudah banyak warga yang berkumpul.

Wakapolres Sumbawa Kompol Agung Asmara memimpin olah TKP. Hasilnya, polisi menduga Salim korban perampokan. Karena sepeda motor korban tidak ada lokasi.

Bermodalkan petunjuk di lapangan, 10 jam pascakejadian polisi berhasil mengungkap kematian Salim. Tim Puma yang dipimpin KBO Satreskrim Ipda Harirustaman menangkap pelaku KM alias Rudin, 30 tahun warga Desa Pelat, Kecamatan Unter Iwis.

’’Rudin ditangkap saat bersembunyi di sebuah kebun sekitar pukul 23.00 Wita,’’ sebut Kasubbaghumas Polres Sumbawa AKP Sumardi, Jumat (19/2/2021). Saat ditangkap, Tim Puma juga mengamankan sebilah parang serta motor korban.

Dia menuturkan, korban saat melintas di Jalan Kerato. Tepat di Pasar Kerato, korban dipanggil Rudin yang berada di depan minimarket dan meminta diantarkan ke Desa Batu Dulang.

Korban sama sekali tidak mencurigai Rudin. Sesampainya di lokasi kejadian, motor korban mogok karena kehabisan bahan bakar. Tersangka keberatan sehingga keduanya cekcok. Rudin mencabut parang lalu menebas korban berkali-kali.

’’Korban tewas di lokasi dan pelaku membuangnya ke jurang. Tersangka kabur membawa sepeda motor korban,’’ jelasnya.

Keponakan korban, Khadijah menceritakan, pamannya sempat mampir ke rumahnya pagi hari. “Mampir sebentar. Tapi, hanya ngobrol dengan suami saya,” ujar Khadijah yang ditemui di kediamannya di Dusun Kauman.

Setelah itu, korban yang sehari-hari mencari nafkah sebagai tukang ojek beranjak pergi dari rumah keponakannya. Tak lama berselang, keluarga terkejut mendengar berita korban ditemukan meninggal dunia. “Saya dapat kabar dari dia (sambil menunjuk salah seorang anggota keluarganya, red). Dia ditelepon sama orang dari rumah sakit atau puskesmas. Dikabarkan almarhum meninggal dunia,” jelasnya.

Korban sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek. Korban tinggal sendiri. Istrinya sudah lama meninggal dunia. Sementara anak korban tinggal bersama mereka di Dusun Kauman. ’’Keluarga sudah sering memintanya untuk berhenti sebagai tukang ojek. Usianya sudah tua. Kami juga takut terjadi apa-apa,’’ tandasnya. (run/r8)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications   OK No thanks