alexametrics
Rabu, 23 September 2020
Rabu, 23 September 2020

Pesan Tukang Pijat yang Datang Rampok

MATARAM-Hati-hati jika ingin memesan jasa pijat melalui sistem dalam jaringan (online). Aktivitas ini telah dijadikan modus dari dua pelaku, Iwan alias Tasya dan Jamur, untuk melakukan kejahatan dengan kekerasan (curas).

Kapolsek Cakranegara Kompol Muslih mengatakan, kedua pelaku menjalankan kejahatan secara bersama-sama. Tasya berperan sebagai orang yang berpura-pura menawarkan jasa pijat daring.

”Dia dibantu rekannya Jamur untuk merampas harta korban,” kata Muslih kemarin (19/3).

Modus ini telah memakan satu korban. Pelaku membawa kabur satu unit motor Honda CBR milik korban yang sebelumnnya memesan jasa pijat Tasya.

Muslih mengatakan, setelah pelaku Tasya bertemu dengan korban yang memesan jasanya, datang Jamur dengan membawa senjata tajam berupa pisau. Korban yang melihat pisau, memlih untuk kabur dan meninggalkan sepeda motornya.

”Sempat terjadi dorongan juga. Pelaku mendorong korban,” ujar dia.

Setelah mendapat laporan tindak pidana curas, tim Opsnal Polsek Cakranegara menyusun langkah penangkapan. Mereka melakukan operasi penyamaran dengan berpura-pura memesan jasa Tasya.

Tasya yang mengira mendapat calon korban baru, sepakat untuk bertemu dengan anggota di salah satu penginapan di Lingkungan Karang Wanasara, Kelurahan Cilinaya, Kecamatan Cakranegara, kemarin.

Saat pelaku berada di dalam kamar, anggota yang sudah bersiaga, langsung melakukan penggerebekan. Petugas dengan mudah meringkus Tasya. ”Setelah itu, pelaku yang lain, Jamur, kita tangkap tak jauh dari kamar,” bebernya.

Muslih mengatakan, jajarannya berhasil mengamankan satu unit motor CBR serta sebilah pisau yang digunakan untuk mengancam korban. ”Sekarang pelaku ditahan. Kita lakukan pemeriksaan intensif terkait modus mereka dan sudah berapa orang yang menjadi korban,” tandas Muslih.(dit/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, NTB Promosikan Peluang Investasi

Ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Bank Indonesia. ”Pasti ujungnya juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Kepala Perwakilan BI NTB Heru Saptaji.

Efek Pandemi, Transaksi Valas di NTB Melorot 90 Hingga Persen

”Hingga kini pandemi telah memukul telak seluruh kegiatan usaha penukaran valuta asing (kupva) di money changer hingga 90 persen,” kata Darda Subarda, pemilik Money Changer PT Tri Putra Darma Valuta, kepada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Silky Pudding Drink Lombok, Minuman Kekinian Satu-satunya di Lombok

Minuman ini hadir dengan delapan varian rasa, yakni Red Island, Choco Dream, Magical Blue, dan Beauty Sunset. Juga Baby Queen, Sweet Choco, Deep Purple dan terakhir ada Snlight Choco. “Harganya hanya Rp 13.000 per cup,” kata Ramadarima, pemilik Silky Pudding Drink Lombok.

Sumbawa Gelar Simulasi KBM Tatap Muka

”Masing-masing kecamatan, ada perwakilan atau piloting, minimal dua sekolah yang kami tunjuk,” kata Sahril.

Disdik Kota Mataram Berharap Bantuan Kuota Dimanfaatkan Maksimal

”Kami belum tahu persis, makanya kami akan tunggu petunjuk berikutnya,” ujarnya, pada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Saatnya Kota Mataram Dipimpin Arsitek

“Tidak bisa kita mengharapkan perubahan, kalau masih memberikan kepemimpinan pada orang yang sama,” kata Ketua Partai Gelora NTB HL Fahrurrozi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks