alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Penyelidikan Proyek Dermaga Gili Air On The Track

MATARAM-Penanganan dugaan korupsi proyek dermaga Gili Air, Lombok Utara (Lotara) masih berjalan. Langkah penyelidikan berlanjut pada audit investigasi (AI). Untuk tahapan ini, penyidik telah berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) NTB.

”Masih lanjut itu. Penyidik masih bekerja,” kata Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol Syamsudin Baharuddin, kemarin (20/2).

Syamsudin mengatakan, progres penanganan kasus masih on the track. Klarifikasi terus dilakukan terhadap pihak terkait. Dari laporan tim penyidik, kasus ini berpeluang untuk segera naik status.

”Nanti kita lihat hasil (gelar) penyelidikannya. Kalau ada PMH, naik (penyidikan),” terang dia.

Disinggung mengenai penyidik yang telah ekspose bersama BPKP untuk keperluan audit, Syamsudin tak membantahnya. Meski demikian, perwira tiga mawar ini enggan untuk menjelaskan dengan detail mengenai langkah tersebut.

”Tentu nanti kita akan melangkah ke sana (audit, Red) kalau hasil pemeriksaan dinilai cukup,” ujarnya.

Pekerjaan pembangunan dermaga di Dusun Gili Air, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, dilakukan Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan Lotara. Kasus ini bergulir seiring adanya dugaan penyimpangan dalam pembangunannya.

Proyek senilai Rp 6,6 miliar itu menjadi sorotan warga, dikarenakan adanya tiang pancang yang diduga dibuang ke dasar laut. Proyek ini dimenangkan PT. GMS (inisial, Red) asal Jakarta.

Selama proses penyelidikan, sejumlah pihak telah diklarifikasi. Salah satunya konsultan perencanaan Edi Raharto. Edi diketahui telah dua kali datang ke Polda NTB untuk diklarifikasi penyidik.

Saat itu, Edi menerangkan,perencanaan proyek dilakukan pada 2016. Pengerjaannya, dilihat dari kontrak, dilakukan pada 10 November dan berakhir di 20 Desember. ”Existingnya sudah ada, tinggal mengubah yang ada saja,” ujarnya.

Perencanaan untuk proyek tersebut dilakukan secara ideal. Misalnya untuk lantai dermaga. Keseluruhan dermaga tertutup dengan lantai yang terbuat dari WPC alias wood polyethylene compound.

Menurut Edi, pelaksanaan proyek idealnya sesuai dengan gambaran perencanaan. Tetapi, untuk teknis di lapangan, apabila ada perubahan atau penyimpangan, Edi mengaku tidak melakukan koreksi.

”Sebagai perencana, saya tidak melakukan koreksi. Sepanjang saya tidak diminta, bayangan saya, itu sudah sesuai desain saya. Jika ada perubahan, tentu saya sebagai desainer, akan diminta pertimbangan. Tetapi, sejauh ini tidak ada,” beber Edi.(dit/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks