alexametrics
Kamis, 13 Mei 2021
Kamis, 13 Mei 2021

Jaminan Gubernur Tak Mempan, Mantan Kadistanbun NTB  Tetap Ditahan

MATARAM-Tersangka korupsi benih jagung tahun 2017 berinisial HF telah mengajukan penangguhan penahanan dirinya. Dalam surat permohonan yang diajukan Rabu (14/4/2021) itu, Gubernur NTB H Zulkifliemansyah bertindak sebagai penjamin. Orang nomor satu di Bumi Gora itu membubuhkan tanda tangan di surat permohonan penangguhan penahanan mantan kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) NTB tersebut.

”Yang menjadi penjamin HF dalam penangguhan penahanan adalah gubernur langsung,” kata penasihat hukum HF, Herman Saputra, Selasa (20/4/2021).

Sebelumnya, HF ditahan bersama dua tersangka lainnya usai diperiksa, Senin (12/4/2021) lalu. Yakni direktur PT WBS berinisial LIH dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)  berinisial IWW. Sedangkan tersangka lainnya Direktur PT SAM berinisial AP belum ditahan karena masih menjalani masa isolasi mandiri diakibatkan Covid-19.

Herman mengatakan, permohonan penangguhan penahanan merupakan hak tersangka. Sesuai pasal 31 dan atau pasal 22 Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).  ”Kita gunakan hak kita untuk mengajukan penangguhan penahanan,” ujarnya.

Menurutnya, kliennya sangat kooperatif. Tidak pernah mangkir dari panggilan penyidik. ”Tidak mungkin klien saya melarikan diri atau menghilangkan barang bukti. Kan juga sudah ada penjaminnya,” terangnya.

Dia meminta kebijakan dari Kejati NTB untuk mengabulkan permohonan penangguhan penahanannya. ”Ini juga kan bulan Ramadan. Klien pasti ingin berkumpul dengan keluarga,” ujarnya.

Juru Bicara Kejati NTB Dedi Irawan membenarkan penyidik sudah menerima surat permohonan penangguhan penahanan tersangka HF. Tetapi, Kejati NTB menolak surat permohonan tersebut. ”Kejati NTB tetap melanjutkan penahanan terhadap tersangka,” kata Dedi.

Dia membenarkan dalam surat permohonan penangguhan penahanan HF Gubernur NTB bertindak sebagai penjamin. ”Ya, benar demikian (gubernur sebagai penjamin),” ujarnya. (arl/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks