alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Jual Gula Kemahalan, Siap-siap Dijemput Polisi

MATARAM–Harga gula di pasaran melambung tinggi. Polisi yang tergabung dalam tim Satgas Pangan NTB turun tangan. ”Kita sudah turun ke lapangan untuk memastikan harga gula harus stabil,” kata Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana P saat ditemui di kantornya, kemarin (19/5).

Sebelumnya, harga gula sempat  mencapai Rp 17 ribu per kilogram. Sekarang sudah mulai normal. ”Kita sudah tekankan bagi distributor untuk menurunkan harga sesuai HET (harga eceran tertinggi) standar nasional,” ujarnya.

HET sudah ditetapkan. Per kilogram gula dijual Rp 12,5 ribu. ”Kalau distributor menjual di atas harga itu berarti ada permainan,” ujarnya.

Jika ditemukan ada indikasi seperti itu, tim Satgas Pangan NTB akan menindak tegas. ”Saya akan tindak, kita tertibkan, kita ambil produk gula pasirnya, selanjutnya kita dalami mengapa menjual gula lebih mahal,” ungkapnya.

Bisa saja nanti akan berkoordinasi dengan pihak terkait, jika distributor gula masih ngeyel menjual diatas  harga Rp 12,5 ribu. ”Bisa saja kita cabut izinnya untuk menjual gula,” ujarnya.

Ekawana menjelaskan bahwa stok persediaan untuk wilayah NTB memang sudah kembali normal. Suplai industri lokal pengolah gula pasir  PT PT Sukses Mantap Sejahtera (SMS) Agro sudah cukup besar.

“Dari PT SMS jual ke ritel modern itu sekarang harganya Rp 11.200, kalau PT Asia Baru itu Rp 12.000. Terus dari ritel modern ke konsumen itu jualnya Rp 12.500, jadi selisih agen atau distributor ke konsumen itu cuma Rp 500,” ucap dia.

Persoalan penyediaan pangan di NTB ini sudah menjadi atensi Satgas Pangan pusat. Untuk setiap daerah harus bisa memastikan persediaan stok pangan yang lain aman hingga awal tahun depan.  “Setiap kita vicon (video conference) dengan Satgas Pangan RI itu, gula menjadi atensi. Makanya penyalurannya jadi perhatian,” tegasnya.  (arl/r2)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks